- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi pertemuan otoritas fiskal dan moneter pada 6–9 Juni 2026.
- Langkah ini bertujuan menstabilkan ekonomi nasional serta memperkuat nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian pasar global.
- Pengamat menilai inisiatif tersebut menunjukkan transformasi peran parlemen sebagai katalisator koordinasi lintas lembaga demi kepentingan masyarakat.
Terhitung sejak Sabtu (6/6/2026), Sufmi Dasco Ahmad memimpin diskusi krusial dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pihak Bank Indonesia.
Fokus utama pertemuan perdana tersebut adalah menyusun strategi agar nilai tukar Rupiah dapat kembali menguat dan keluar dari tekanan dolar AS.
Gerilya ekonomi ini berlanjut pada Senin (8/6/2026). Kali ini, Dasco memperluas cakupan pertemuan dengan melibatkan sektor riil dan investasi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, hingga Menteri Sekretaris Negara turut hadir di DPR untuk menyinkronkan data dan narasi publik.
Tujuannya jelas: meyakinkan investor global dan masyarakat bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih dalam kondisi yang aman dan terkendali.
Puncaknya pada Selasa (9/6/2026), Dasco yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DPP Gerindra, mengumpulkan jajaran direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Pertemuan ini sangat strategis karena sektor perbankan merupakan tulang punggung likuiditas nasional.
Melalui diskusi tersebut, Dasco memastikan bahwa perbankan pelat merah siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar keuangan.
Transformasi Peran Strategis Parlemen
Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco
Bagi Bawono Kumoro, rentetan pertemuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa DPR RI di bawah inisiasi Dasco telah bertransformasi menjadi lembaga yang lebih proaktif dan strategis.
Kemampuan untuk merangkul otoritas fiskal, moneter, hingga perbankan dalam waktu singkat menunjukkan kepemimpinan yang efektif di tingkat parlemen.
"Ini artinya DPR sekarang bisa lebih berperan strategis, selain menjalankan fungsi legislasi, pengawasan serta anggaran. Mereka bisa menjembatani konsolidasi serta koordinasi para pemangku kepentingan."
Berita Terkait
-
Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco
-
Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi
-
Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana
-
UU Polri Baru Disahkan, tapi Reformasi Butuh Lebih dari Sekadar Pasal
-
Rumor Pergantian Menkeu Menguat Usai Chatib Basri Bertemu Prabowo, Ini Kata Dasco
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru