Bisnis / Keuangan
Senin, 15 Juni 2026 | 13:48 WIB
Deretan saham-saham di papan perdagangan BEI. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Investor asing mencatatkan aksi beli bersih sebesar Rp257,8 miliar di pasar saham Indonesia pada 15 Juni 2026.
  • Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk menjadi aset utama yang paling banyak diborong oleh para investor asing.
  • Daftar akumulasi pembelian bersih mencakup saham BBCA, BMRI, ANTM, dan BRPT selama sesi pertama perdagangan hari tersebut.

Suara.com - Investor asing kembali membukukan aksi beli bersih (net buy) di pasar saham Indonesia hingga sesi pertama perdagangan Senin, 15 Juni 2026. Dana asing tercatat masuk sebesar Rp257,8 miliar.

Berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia hingga pukul 12.30 WIB, total nilai pembelian investor asing mencapai Rp5,45 triliun. Sementara nilai penjualan asing berada di level Rp5,20 triliun.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi incaran utama investor asing pada sesi pertama.

Emiten petrokimia milik Prajogo Pangestu itu mencatat net buy sebesar Rp286,9 miliar dengan volume bersih mencapai 142,57 juta saham.

Prajogo Pangestu

Di posisi kedua, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diborong asing senilai Rp257,86 miliar. Volume bersih pembelian asing pada saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut mencapai 41,22 juta saham.

Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga masuk dalam daftar favorit investor asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp245,44 miliar dan volume bersih 55,96 juta saham.

Aksi akumulasi asing juga terlihat pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang mencatat net buy Rp121,22 miliar. Selain itu, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BRPT) dibeli bersih Rp42,49 miliar.

Berikut daftar saham yang paling banyak diborong investor asing pada sesi I perdagangan Senin (15/6/2026):

  1. TPIA: net buy Rp286,9 miliar
  2. BBCA: net buy Rp257,86 miliar
  3. BMRI: net buy Rp245,44 miliar
  4. ANTM: net buy Rp121,22 miliar
  5. BRPT: net buy Rp42,49 miliar
  6. TINS: net buy Rp37,58 miliar
  7. BBNI: net buy Rp34,3 miliar
  8. PTRO: net buy Rp21,23 miliar

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Baca Juga: IHSG Meroket 5%, Begini Nasib Saham-saham BUMN

Load More