Bisnis / Makro
Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Pemerintah mengumumkan stimulus transportasi sebesar Rp 1,54 triliun di Jakarta pada Senin, 22 Juni 2026 untuk periode liburan.
  • Insentif berupa diskon tiket kereta, kapal Pelni, hingga gratis jasa kepelabuhan ASDP diberikan selama periode libur sekolah.
  • Pemerintah memberikan subsidi PPN DTP 100 persen untuk tiket pesawat domestik selama libur sekolah dan akhir tahun 2026.

Suara.com - Pemerintah resmi mengumumkan paket stimulus ekonomi untuk semester kedua 2026 untuk sektor transportasi dengan anggaran Rp 1,54 triliun.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan kalau paket stimulus transportasi ini berlaku untuk periode libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Total anggaran untuk insentif dan diskon transportasi selama dua momentum besar baik libur sekolah dan Nataru adalah sebesar Rp 1,54 triliun,” ucap Menhub saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Dalam kategori Libur Sekolah, Pemerintah memberikan diskon harga tiket kereta api sebesar 30 persen untuk periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Kedua, ada diskon 30 persen tarif dasar untuk Kapal Pelni untuk periode 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.

Ketiga, adanya gratis tarif jasa kepelabuhan ASDP selama 20 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 190,5 miliar dan target 3 juta penumpang.

Keempat, Pemerintah memberikan subsidi penuh berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100 persen untuk tiket pesawat domestik berjadwal kelas ekonomi dengan anggaran Rp 472,7 miliar untuk target 2,3 juta penumpang.

Sedangkan untuk periode libur Nataru, Pemerintah juga memberikan insentif dan diskon transportasi di akhir tahun 2026.

Pertama, diskon 30 persen harga tiket untuk Kereta Api periode 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027. Ada pula diskon 30 persen tarif dasar untuk Kapal Pelni selama 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Baca Juga: Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Kemudian gratis tarif jasa kepelabuhan ASDP untuk 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027 dengan total alokasi anggaran Rp 161,4 miliar dan target 2,8 juta penumpang.

Terakhir Menhub Dudy menyebut ada subsidi PPN DTP 100 persen untuk penerbangan domestik berjadwal kelas ekonomi juga kembali diberikan dengan anggaran Rp 722 miliar yang menyasar target 3,7 juta penumpang.

Load More