- Investor asing melakukan aksi jual bersih senilai Rp393,28 miliar di pasar saham Indonesia pada Selasa, 23 Juni 2026.
- Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menjadi yang paling banyak dibeli investor asing pada sesi perdagangan tersebut.
- Saham PT Bukalapak.com Tbk mencatat volume penjualan bersih tertinggi oleh investor asing dibandingkan dengan emiten lainnya di pasar.
Suara.com - Investor asing betah membawa kabur dananya daro pasar saham Indonesia hingga perdagangan sesi I, Selasa, 23 Juni 2026.
Berdasarkan data CGS International Sekuritas, investor asing membukukan net sell atau jual bersih sebesar Rp393,28 miliar di seluruh pasar.
Secara volume, investor asing mencatat pembelian saham sebanyak 1,83 miliar lembar dengan nilai Rp2,19 triliun. Namun, nilai penjualan mencapai Rp2,58 triliun dengan volume 2,63 miliar saham, sehingga menghasilkan net sell sebesar Rp393,28 miliar.
Di tengah derasnya aksi jual asing, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi investor asing pada sesi pertama. BBRI mencatat net buy sebanyak 37,49 juta saham.
Selain BBRI, saham yang banyak diburu investor asing adalah PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) sebanyak 21,94 juta saham, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) 16,44 juta saham, PT Sentul City Tbk (BKSL) 13,60 juta saham, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebanyak 13,44 juta saham.
Sementara itu, saham yang paling banyak dilepas investor asing adalah PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dengan net sell mencapai 108,87 juta saham.
Posisi berikutnya ditempati PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang mencatat net sell 108,51 juta saham dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebanyak 36,67 juta saham.
Aksi jual asing juga terlihat pada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang mencatat net sell 24,32 juta saham, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) 21,43 juta saham, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) 16,83 juta saham.
Kemudian, PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) 15,71 juta saham, PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) 15,52 juta saham, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) 15,24 juta saham, serta PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar 14,24 juta saham.
Baca Juga: Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham
Transaksi Investor Asing Sesi I
- Foreign Buy: Rp2,185 triliun
- Foreign Sell: Rp2,578 triliun
- Net Sell: Rp393,28 miliar
- Volume Net Sell: 795,23 juta saham.
Top Foreign Buy Sesi I
- BBRI: 37,49 juta saham
- DMAS: 21,94 juta saham
- BNBR: 16,44 juta saham
- BKSL: 13,60 juta saham
- BRMS: 13,44 juta saham
- BUVA: 12,84 juta saham
- TPIA: 12,17 juta saham
- PWON: 11,73 juta saham
- PTRO: 9,08 juta saham
- PACK: 9,06 juta saham
Top Foreign Sell Sesi I
- BUKA: 108,87 juta saham
- DSSA: 108,51 juta saham
- BMRI: 36,67 juta saham
- KLBF: 24,32 juta saham
- DEWA: 21,43 juta saham
- IATA: 16,83 juta saham
- TRUE: 15,71 juta saham
- LEAD: 15,52 juta saham
- UVCR: 15,24 juta saham
- MAPI: 14,24 juta saham
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M