- Nilai tukar rupiah menguat tipis ke level Rp17.943 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 25 Juni 2026.
- Penguatan rupiah didorong oleh kembalinya aliran dana asing serta membaiknya sentimen umum di pasar keuangan domestik.
- Pergerakan rupiah selanjutnya akan sangat bergantung pada rilis data inflasi Amerika Serikat yang akan diumumkan malam ini.
Suara.com - Rupiah menunjukkan tanda-tanda penguatan pada penutupan sore ini, Kamis (25/6/2026). Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah Kamis 25 Juni 2026 ditutup ke level Rp17.943 per dolar Amerika Serikat (AS).
Angka ini menguat tipis 9 poin atau 0,05 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp 17.952 per dolar AS.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah disebabkan kembali masuknya dana asing ke Indonesia.
"Rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar AS oleh pulihnya sentimen umum di pasar dan kembali masuknya dana asing walau investor cenderung masih hati-hati," katanya saat dihubungi Suara.com.
Namun, dia mengantisipasi data penting inflasi AS malam ini. Hal ini bisa memberikan sentimen negatif pada rupiah untuk pembukaan besok.
"Penguatan atau perlemahan rupiah besok akan tergantung pada hasil rilis data inflasi di Amerika ini," jelasnya.
Saat ini penguatan nilai tukar tak dialami rupiah sendiri. Beberapa mata uang Asia lainnya juga menguat terhadap dolar AS.
Di antaranya adalah ringgit Malaysia yang meroket 0,45 persen. Disusul peso Filipina juga terdorong naik 0,35 persen. Lalu ada Baht Thailand 0,29 persen.
Won Korea juga menguat 0,16 persen, demikian juga dolar Singapura yang naik 0,05 persen. Sedangkan dolar Taiwan melemah 0,26 persen dan yen Jepang merosot 0,02 persen.
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia
-
Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026
-
Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?
-
Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak
-
Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!