- PT Jasamarga Transjawa Tol melakukan rekonstruksi dan pemeliharaan rutin infrastruktur di sejumlah titik Tol Jakarta-Cikampek hingga Juli 2026.
- Pekerjaan ini dilakukan demi menjaga kualitas jalan tol serta memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas pengguna transportasi nasional.
- Perusahaan menerapkan rekayasa lalu lintas situasional di lokasi perbaikan untuk meminimalkan gangguan arus kendaraan selama masa pemeliharaan berlangsung.
Suara.com - Tingginya mobilitas kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek sebagai salah satu jalur utama logistik dan transportasi nasional menuntut infrastruktur jalan tetap berada dalam kondisi prima.
Untuk menjaga kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran perjalanan pengguna jalan, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melakukan pekerjaan rekonstruksi dan pemeliharaan rutin di sejumlah titik ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga awal Juli 2026.
Program pemeliharaan tersebut dilakukan secara bertahap selama beberapa hari ke depan dengan tetap menerapkan rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap berjalan lancar selama proses pekerjaan berlangsung.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, mengatakan pemeliharaan rutin merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol yang menjadi salah satu tulang punggung konektivitas nasional.
"Sebagai salah satu koridor utama mobilitas dan logistik nasional, Jalan Tol Jakarta-Cikampek memerlukan pemeliharaan rutin untuk menjaga standar pelayanan dan keselamatan pengguna jalan," ujar Amri Sanusi dilansir dari laman Antara, Sabtu (27/6/2026).
Ia menegaskan, pekerjaan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan efektivitas pelaksanaan tanpa mengabaikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.
Daftar Titik Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek
PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat terdapat beberapa lokasi yang menjadi fokus rekonstruksi perkerasan jalan, yaitu:
- KM 26+995 hingga KM 27+075 lajur 1 arah Cikampek, mulai 28 Juni pukul 09.00 WIB hingga 3 Juli 2026 pukul 11.00 WIB.
- KM 31+700 hingga KM 31+568 lajur 1 arah Jakarta, mulai 29 Juni pukul 09.00 WIB hingga 3 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
- KM 15+029 hingga KM 14+898 lajur 1 arah Jakarta, yang telah berlangsung sejak 22 Juni dan dijadwalkan selesai pada 3 Juli 2026 pukul 19.00 WIB.
Selama pekerjaan berlangsung, seluruh lajur di luar area perbaikan tetap dapat digunakan oleh pengguna jalan.
Baca Juga: Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026
Jasamarga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Pejabat Pengganti Sementara Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, memastikan proses pemeliharaan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan sekaligus meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan.
Menurutnya, perusahaan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai kondisi di lapangan agar kepadatan kendaraan dapat diantisipasi dengan baik.
"Kami memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung," kata Dary Achmad Budi.
Ia menambahkan, area pekerjaan telah dilengkapi perlengkapan keselamatan sesuai standar operasional guna menjamin keamanan pengguna jalan maupun petugas di lapangan.
Pengguna Tol Diimbau Atur Waktu Perjalanan
Berita Terkait
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara
-
Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen
-
Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat
-
Tol Padaleunyi Terapkan Contraflow Selama 10 Hari Pemeliharaan Jalan, Cek Jadwalnya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha
-
Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang