Bisnis / Keuangan
Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB
Ilustrasi Tugu Insurance/[dok Tugu.com].
Baca 10 detik
  • Tugu Insurance memperkuat implementasi tata kelola perusahaan demi meningkatkan daya saing serta menjaga keberlanjutan bisnis secara jangka panjang.
  • Perusahaan berhasil mempertahankan sertifikasi internasional ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2021.
  • Tugu Insurance meraih penghargaan Indonesia Excellence GCG Awards 2026 berkat komitmen penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Suara.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG) sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing dan menjaga keberlanjutan bisnis

Langkah emiten TUGU ini di tengah tuntutan transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan risiko yang semakin kompleks.

Bagi Tugu Insurance, penerapan GCG tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan regulasi, tetapi juga telah diintegrasikan ke dalam seluruh proses bisnis, mulai dari pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, hingga penguatan budaya kepatuhan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing perusahaan, menjaga ketahanan bisnis, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Tugu Insurance, Edi Yoga Prasetyo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen seluruh insan perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang berintegritas, transparan, dan akuntabel.

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance. [Dok TUGU].

"Bagi Tugu Insurance, GCG tidak hanya menjadi bagian dari kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi landasan dalam memperkuat manajemen risiko, meningkatkan daya saing, serta membangun kepercayaan nasabah, pemegang saham, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Edi di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Sejalan dengan transformasi bisnis yang terus berjalan, Tugu Insurance juga berhasil mempertahankan sertifikasi internasional ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) selama empat tahun berturut-turut sejak 2021.

Sertifikasi yang diterbitkan oleh TÜV SÜD Indonesia tersebut mencakup dua fungsi strategis perusahaan, yakni pengadaan barang dan jasa (procurement) serta klaim (claim). Untuk mempertahankan sertifikasi tersebut, perusahaan menjalani proses asesmen yang komprehensif melalui dua tahapan audit eksternal, mulai dari evaluasi kesiapan sistem dan kelengkapan dokumen hingga asesmen lanjutan melalui wawancara dan diskusi bersama jajaran manajemen.

Menurut Edi Yoga, di tengah dinamika industri asuransi yang terus berkembang, penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi faktor penting untuk menjaga ketahanan bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Karena itu, Tugu Insurance akan terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam setiap proses bisnis sebagai fondasi untuk memperkuat daya saing perusahaan di industri asuransi nasional.

Komitmen GCG ini mengantarkan anak usaha PT Pertamina (Persero) itu meraih penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance – Ethics in Building Stakeholder Trust through Governance and Risk Excellence dalam ajang The 5th Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Awards 2026 yang diselenggarakan Warta Ekonomi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menerapkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten dan adaptif, sekaligus membangun kepercayaan pemangku kepentingan melalui tata kelola perusahaan dan pengelolaan risiko yang efektif.

Load More