- Biaya pendidikan SMA naik 56%, dari Rp4,6 juta menjadi Rp10,2 juta.
- Biaya kuliah kembali naik hingga sekitar Rp19 juta pada 2024.
- Danamon, Prasmul, dan Manulife luncurkan ekosistem dana pendidikan anak.
Suara.com - Kenaikan biaya pendidikan di Indonesia semakin membebani keluarga. Data Statistik Penunjang Pendidikan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata biaya pendidikan tingkat SMA meningkat dari sekitar Rp4,6 juta pada 2018 menjadi Rp10,2 juta pada 2024 atau melonjak sekitar 56 persen. Sementara itu, rata-rata biaya pendidikan tinggi kembali meningkat hingga sekitar Rp19 juta pada 2024 setelah sempat mengalami penurunan pada 2021.
Lonjakan biaya tersebut mendorong semakin pentingnya perencanaan keuangan pendidikan sejak dini. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Prasetiya Mulya bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia meluncurkan Danamon Prasmul EduWealth (DPEW), sebuah ekosistem perencanaan pendidikan yang mengintegrasikan layanan pendidikan, solusi keuangan, dan perlindungan asuransi.
Peluncuran DPEW mengusung tema Unlock the Future dan ditujukan untuk membantu keluarga Indonesia menyusun rencana pendidikan anak secara lebih terarah, berkelanjutan, serta terlindungi dari berbagai risiko yang dapat mengganggu kesiapan finansial.
Ketua Pengurus Yayasan Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak mengatakan pendidikan berkualitas merupakan investasi terbaik bagi masa depan anak. Namun, menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan tidak seharusnya dibatasi oleh kemampuan finansial keluarga.
"Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang memilih universitas terbaik, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensinya. Melalui Danamon Prasmul EduWealth, kami ingin membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perjalanan pendidikan anak secara lebih terstruktur," ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara institusi pendidikan, sektor perbankan, dan perusahaan asuransi menjadi semakin relevan karena tantangan pendidikan masa depan semakin kompleks.
Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon, Ivan Jaya, mengatakan tren kenaikan biaya pendidikan menjadi alasan kuat bagi keluarga untuk mulai membangun dana pendidikan sejak dini melalui perencanaan yang disiplin.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang paling penting bagi keluarga sehingga membutuhkan strategi pendanaan yang matang.
"Seiring meningkatnya biaya pendidikan dari tahun ke tahun, perencanaan yang dilakukan sejak dini menjadi semakin penting agar orang tua dapat mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak secara lebih terarah. Melalui Danamon Prasmul EduWealth, kami ingin membantu nasabah menyiapkan dana pendidikan secara bertahap dengan solusi keuangan yang holistik sesuai kebutuhan keluarga," kata Ivan.
Baca Juga: BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Universitas Prasetiya Mulya dan Manulife Indonesia menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh karena tidak hanya fokus pada pendanaan, tetapi juga perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan pendidikan anak.
Sementara itu, Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia Lauren Sulistiawati mengatakan perencanaan pendidikan yang baik tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan dana, tetapi juga membutuhkan perlindungan agar tujuan pendidikan tetap dapat diwujudkan ketika keluarga menghadapi risiko yang tidak terduga.
"Pendidikan anak merupakan salah satu tujuan utama keluarga. Karena itu, perencanaan jangka panjang perlu disiapkan secara komprehensif, termasuk melalui perlindungan yang membantu menjaga kesiapan finansial ketika menghadapi risiko kehidupan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!
-
BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia
-
TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator
-
Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang
-
Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar
-
B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?
-
Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad
-
BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor
-
BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio