- Askrindo dan APINDO Kaltara teken MoU perlindungan risiko usaha.
- Asuransi dan suretyship disiapkan untuk dukung investasi di Kaltara.
- Sinergi dorong daya saing pengusaha dan percepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo terus memperkuat perannya dalam mendukung iklim usaha di daerah. Kali ini, Askrindo Branch Office Tarakan menjalin kerja sama strategis dengan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai pemanfaatan layanan Asuransi Umum dan Suretyship.
Kolaborasi tersebut ditandatangani langsung oleh Branch Manager Askrindo Tarakan Bagas Pradigdo dan Ketua DPP APINDO Kalimantan Utara Peter Setiawan di Kota Tarakan. Kerja sama ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan risiko usaha sekaligus meningkatkan daya saing pelaku bisnis di Kalimantan Utara yang tengah berkembang pesat.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengatakan Kalimantan Utara memiliki prospek ekonomi yang semakin menjanjikan, terutama dengan berkembangnya sektor hilirisasi industri, perdagangan, logistik, infrastruktur, hingga pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI).
Menurutnya, Tarakan sebagai pintu gerbang ekonomi Kalimantan Utara membutuhkan ekosistem bisnis yang kuat dan didukung instrumen mitigasi risiko agar dunia usaha dapat melakukan ekspansi secara lebih aman.
"Sebagai gerbang ekonomi Kaltara, Kota Tarakan memerlukan ekosistem usaha yang tangguh dan didukung oleh instrumen mitigasi risiko yang kuat agar para pelaku usaha dapat melakukan perluasan kapasitas usaha dengan aman, ditambah Kota Tarakan merupakan salah satu wilayah yang tinggi dengan aktivitas perdagangannya," ujar Budhi.
Potensi ekonomi Tarakan juga tercermin dari kinerja pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kota Tarakan pada 2025 tumbuh sebesar 5,02 persen. Dari sisi lapangan usaha, sektor tersier menjadi motor pertumbuhan dengan kenaikan 7,38 persen, sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi akhir rumah tangga tumbuh 5,81 persen.
Budhi menilai kondisi tersebut membuka peluang investasi yang semakin besar. Namun, pertumbuhan ekonomi juga harus diimbangi dengan sistem perlindungan risiko yang memadai agar keberlanjutan usaha tetap terjaga.
"Askrindo hadir untuk memastikan para pelaku usaha dan anggota APINDO di Kaltara memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian bisnis. Kalimantan Utara memiliki potensi ekonomi yang luar biasa dan sedang bergerak maju menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru," kata Budhi.
Ia menambahkan, melalui layanan Asuransi Umum dan Suretyship, Askrindo berkomitmen menjadi mitra tepercaya dalam mitigasi risiko, perlindungan aset, serta penyediaan penjaminan proyek yang kredibel.
Baca Juga: Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan
"Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen Askrindo dalam mendukung keberlanjutan ekonomi daerah," ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, Askrindo menyediakan berbagai produk perlindungan bagi anggota APINDO Kalimantan Utara, mulai dari Asuransi Harta Benda (Property All Risks), Asuransi Kebakaran, Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident), hingga Asuransi Marine Cargo.
Selain itu, perusahaan juga menghadirkan layanan Surety Bond dan Kontra Bank Garansi guna mendukung proyek konstruksi maupun pengadaan barang dan jasa di Kalimantan Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BBCA, BBRI hingga BMRI Bersinar, IHSG Nyaman di Level 6.100
-
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, 4 Orang Tewas
-
Askrindo Perluas Proteksi Pengusaha, Siap Dukung Proyek Hilirisasi
-
Ketika Biaya Pendidikan Memicu Ledakan Emosi Orang Tua Siswa
-
Ternyata Ini Mobil Mewah yang Dibeli Dody Hanggodo setelah Jadi Menteri PU, Harga Selangit
-
Masih Nunggak Rp1,6 Triliun ke Pihak Ketiga, BGN Janji Bakal Bayar Tahun Ini
-
Diterpa Isu Mutasi hingga Nepotisme, Menteri PU Dinilai Mencoreng Kabinet Prabowo
-
Mandiri Looping for Life di Road to INACRAFT Festival 2026: Rawat Warisan, Gerakkan Keberlanjutan
-
Kampanye Mandiri Looping for Life Tampil di Road to INACRAFT Festival 2026
-
BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun di Era Dadan Hindayana, Belum Bayar EO hingga Dapur