Bisnis / Keuangan
Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:49 WIB
Ilustrasi. PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo terus memperkuat perannya dalam mendukung iklim usaha di daerah. Foto ist.
Baca 10 detik
  • Askrindo dan APINDO Kaltara teken MoU perlindungan risiko usaha.
  • Asuransi dan suretyship disiapkan untuk dukung investasi di Kaltara.
  • Sinergi dorong daya saing pengusaha dan percepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo terus memperkuat perannya dalam mendukung iklim usaha di daerah. Kali ini, Askrindo Branch Office Tarakan menjalin kerja sama strategis dengan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Utara melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai pemanfaatan layanan Asuransi Umum dan Suretyship.

Kolaborasi tersebut ditandatangani langsung oleh Branch Manager Askrindo Tarakan Bagas Pradigdo dan Ketua DPP APINDO Kalimantan Utara Peter Setiawan di Kota Tarakan. Kerja sama ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan risiko usaha sekaligus meningkatkan daya saing pelaku bisnis di Kalimantan Utara yang tengah berkembang pesat.

Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengatakan Kalimantan Utara memiliki prospek ekonomi yang semakin menjanjikan, terutama dengan berkembangnya sektor hilirisasi industri, perdagangan, logistik, infrastruktur, hingga pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI).

Menurutnya, Tarakan sebagai pintu gerbang ekonomi Kalimantan Utara membutuhkan ekosistem bisnis yang kuat dan didukung instrumen mitigasi risiko agar dunia usaha dapat melakukan ekspansi secara lebih aman.

"Sebagai gerbang ekonomi Kaltara, Kota Tarakan memerlukan ekosistem usaha yang tangguh dan didukung oleh instrumen mitigasi risiko yang kuat agar para pelaku usaha dapat melakukan perluasan kapasitas usaha dengan aman, ditambah Kota Tarakan merupakan salah satu wilayah yang tinggi dengan aktivitas perdagangannya," ujar Budhi.

Potensi ekonomi Tarakan juga tercermin dari kinerja pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kota Tarakan pada 2025 tumbuh sebesar 5,02 persen. Dari sisi lapangan usaha, sektor tersier menjadi motor pertumbuhan dengan kenaikan 7,38 persen, sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi akhir rumah tangga tumbuh 5,81 persen.

Budhi menilai kondisi tersebut membuka peluang investasi yang semakin besar. Namun, pertumbuhan ekonomi juga harus diimbangi dengan sistem perlindungan risiko yang memadai agar keberlanjutan usaha tetap terjaga.

"Askrindo hadir untuk memastikan para pelaku usaha dan anggota APINDO di Kaltara memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian bisnis. Kalimantan Utara memiliki potensi ekonomi yang luar biasa dan sedang bergerak maju menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru," kata Budhi.

Ia menambahkan, melalui layanan Asuransi Umum dan Suretyship, Askrindo berkomitmen menjadi mitra tepercaya dalam mitigasi risiko, perlindungan aset, serta penyediaan penjaminan proyek yang kredibel.

Baca Juga: Bersama PNM, Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan

"Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen Askrindo dalam mendukung keberlanjutan ekonomi daerah," ujarnya.

Dalam kerja sama tersebut, Askrindo menyediakan berbagai produk perlindungan bagi anggota APINDO Kalimantan Utara, mulai dari Asuransi Harta Benda (Property All Risks), Asuransi Kebakaran, Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident), hingga Asuransi Marine Cargo.

Selain itu, perusahaan juga menghadirkan layanan Surety Bond dan Kontra Bank Garansi guna mendukung proyek konstruksi maupun pengadaan barang dan jasa di Kalimantan Utara.

Load More