- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat ke level 6.041 pada perdagangan Kamis, 15 Juli 2026 di Jakarta.
- Aktivitas perdagangan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp11,61 triliun dengan volume mencapai 21,64 miliar lembar saham.
- Kenaikan IHSG terbatas akibat dampak berlanjutnya tren penguatan harga minyak mentah dunia menurut riset Phintraco Sekuritas.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan hingga akhir perdagangan, Kamis, 15 Juli 2026. IHSG ditutup di level 6.041, naik 2,45 poin atau 0,04 persen
Mengutip data dan riset Phintraco Sekuritas, sepanjang perdagangan, IHSG dibuka di level 6.068, sempat menyentuh level tertinggi 6.081, dan bergerak hingga level terendah 6.007.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp11,61 triliun. Volume perdagangan tercatat 21,64 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.982.369 kali.
Meski demikian, kenaikan harga minyak mentah dunia yang masih berlanjut dinilai membatasi ruang penguatan IHSG.
"Dari sisi teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA20, namun Stochastic RSI sudah berada di area overbought. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan berkonsolidasi di kisaran 6.000-6.125," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Data Perdagangan IHSG
- IHSG: 6.041 (+2,45 poin atau +0,04 persen)
- Pembukaan: 6.068
- Tertinggi: 6.081
- Terendah: 6.007
- Nilai transaksi: Rp11,61 triliun
- Volume: 21,64 miliar saham
- Frekuensi: 1.982.369 kali
Saham Top Value
- BBCA: Rp6.125 (0,00 persen)
- BMRI: Rp4.200 (+0,96 persen)
- TPIA: Rp1.910 (+1,60 persen)
Saham Top Volume
- RANS: Rp272 (+24,77 persen)
- BUMI: Rp148 (-0,67 persen)
- BNBR: Rp86 (-3,37 persen)
Saham Top Gainers LQ45
Baca Juga: Danantara Mulai Bidik Saham BEI
- ESSA: Rp610 (+5,17 persen)
- ANTM: Rp3.040 (+4,11 persen)
- AMMN: Rp3.760 (+2,73 persen)
Saham Top Losers LQ45
- KLBF: Rp705 (-3,42 persen)
- AMRT: Rp1.360 (-2,86 persen)
- TLKM: Rp2.520 (-1,56 persen)
Dari sisi sektoral, IDX Basic Materials menjadi sektor dengan kenaikan terbesar, yakni 0,76 persen, diikuti IDX Property yang naik 0,57 persen dan IDX Cyclicals yang menguat 0,49 persen.
Sementara itu, sektor IDX Healthcare melemah 1,08 persen, disusul IDX Industrials yang turun 0,58 persen dan IDX Finance yang terkoreksi 0,41 persen.
Sentimen positif juga datang dari bursa Asia. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,40 persen, Nikkei 225 Jepang naik 1,49 persen, sedangkan Shanghai Composite China melemah tipis 0,29 persen.
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol
-
Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet
-
4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof
-
Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?
-
Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5
-
Syarat KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah? Begini Aturannya
-
Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop
-
Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah