- Pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah telah menyalurkan pinjaman Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
- Penyaluran pembiayaan tersebut bertujuan memberikan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro yang sebelumnya belum terjangkau layanan perbankan formal.
- Pemerintah menurunkan suku bunga pinjaman dari 22,5 persen menjadi delapan persen guna memperkuat ekonomi serta memberdayakan sektor usaha mikro.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kalau Pemerintah telah menyalurkan pembiayaan sebanyak Rp 65 triliun ke 14,9 juta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Menkeu Purbaya menyatakan kalau penyaluran pinjaman ini dilakukan lewat Pusat Investasi Pemerintah (PIP), lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Saya apresiasi untuk PIP sejak 2017 sampai Juni 2026 pemerintah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku usaha yang sebelumnya belum terjangkau layanan perbankan," katanya, dikutip dari Antara, Minggu (19/7/2026).
Purbaya menyebut, akses permodalan ke pelaku UMKM amat penting untuk menumbuhkan dan menguatkan ekonomi masyarakat. Lebih lagi jumlah UMKM di Indonesia mencapai 66,5 juta.
"Lebih dari 67 persen UMKM di antaranya merupakan usaha mikro, mereka menyumbang lebih dari 60 persen PDB (produk domestik bruto) dan menyerap hampir 117 juta tenaga kerja," tambahnya.
Bendahara Negara menilai, sektor UMKM memang berkontribusi besar terhadap perekonomian. Namun dia mengakui kalau pelaku usaha mikro dan ultra mikro adalah kelompok yang paling cepat terdampak.
"Ketika harga bahan baku naik, permintaan turun distribusi terganggu atau ada kebutuhan mendadak mereka tidak punya bantalan yang tebal," imbuhnya.
Selain itu, ia mengaku kalau akses ke permodalan juga susah. Makanya saat ini pemerintah melalui PIP telah menurunkan bunga pinjaman bagi pelaku usaha mikro dari sebelumnya 22,5 persen menjadi delapan persen.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ekonomi Indonesia masih tangguh. Per triwulan pertama 2026, ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen yang diklaimnya tertinggi sejak tahun 2014. Hanya saja di periode yang sama, ekonomi Yogyakarta tumbuh 5,8 persen.
Baca Juga: Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%
"Angka-angka itu penting, tetapi masyarakat tidak memikirkan statistik ekonomi, mereka tanyanya warung ramai nggak, hasil tani ada pasarnya nggak, penghasilan cukup atau nggak. Itulah kenapa APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM," jelas Purbaya.
Berita Terkait
-
Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%
-
Dukung UMKM Riau Mendunia, Ini Langkah Strategis Pemprov Riau Bersama BRI
-
Utang Luar Negeri Tembus Rp 8.000 Triliun, Purbaya Klaim Masih Aman Ketimbang AS-Singapura
-
Kemenkeu Raih Opini WTP 15 Kali Beruntun dari BPK
-
Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Purbaya Turunkan Bunga Pinjaman Usaha Mikro dari 22% ke 8%
-
Piala Dunia 2026: 4 Alasan Pertarungan Spanyol vs Argentina Patut Disebut Final Ideal
-
Hotman Paris Tak Paham Hukum! Klaim Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden Dikuliti Boyamin
-
18 Orang Tewas di Tol Pekanbaru-Dumai Selama Januari hingga Juli 2026
-
PWI Desak Hotman Paris Minta Maaf karena Lecehkan Wartawan saat Konpers Kasus Eks Jampidsus
-
Darurat Judi Online pada Anak: Saat Gawai Berubah Menjadi Mesin Slot Berjalan
-
Dua Anak Pengusaha di Batam Ribut di Mal, Mantan Istri Disebut Jadi Pemicu
-
Cicilan Mobil Jadi Ringan: BRI Tawarkan Bunga Spesial 3,75% Flat untuk 4 Tahun
-
Viva Retinol Serum untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Harganya
-
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Siswi SMA di Palembang, Korban Masih Trauma