Bisnis / Makro
Minggu, 19 Juli 2026 | 18:44 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menurunkan bunga pinjaman usaha mikro bagi pelaku UMKM dari 22 persen menjadi 8 persen.
  • Kebijakan yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memperkuat pertumbuhan ekonomi rakyat serta mendukung stabilitas sosial politik nasional.
  • Pemerintah berharap penguatan sektor UMKM dapat meningkatkan kepercayaan investor guna memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan kalau Pemerintah telah menurunkan bunga pinjaman usaha mikro (UMi) untuk pelaku UMKM dari 22 persen ke 8 persen.

Menkeu Purbaya menyebut kalau kebijakan ini sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Pak Presiden Prabowo bahkan sudah memastikan bahwa bunga pinjaman ke UMi itu bisa turun dari 22 persen ke delapan persen," katanya, dikutip dari Antara, Minggu (19/7/2026).

Bendahara Negara mengklaim kalau penurunan bunga pinjaman itu adalah upaya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memperhatikan penguatan ekonomi UMKM agar terus tumbuh.

"Itu salah satu indikasi keberpihakan Bapak Presiden Prabowo terhadap ekonomi Indonesia, terutamanya ekonomi rakyat dan UMKM," lanjutnya.

Purbaya menilai, upaya memperkuat ekonomi UMKM itu sebagai bagian dari langkah yang bisa menguatkan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang saat ini melemah akibat sentimen pasar global yang tidak bisa dikendalikan.

"Ada karena beberapa sentimen global di pasar dunia yang kita nggak dapat kendalikan, tapi selama kita pastikan ekonomi Indonesia tumbuh dan usaha-usaha seperti UMKM juga bisa hidup, lama-lama juga rupiah akan menguat," beber dia.

Lebih lanjut Purbaya mengatakan, hal tersebut karena orang akan berinvestasi di tempat yang ekonomi tumbuh dengan baik dan stabilitas sosial politiknya terjaga.

"Jadi, kalau UMKM bisa tumbuh dengan kuat sudah pasti stabilisasi sosial politik terjaga, dan kita akan pastikan dari Kemenkeu dan pemerintah bahwa ekonomi UMKM diperhatikan ke depannya," jelas Purbaya.

Baca Juga: Dukung UMKM Riau Mendunia, Ini Langkah Strategis Pemprov Riau Bersama BRI

Load More