- Indeks utama Wall Street melemah signifikan pada Jumat (17/7) akibat aksi jual massal saham teknologi dan semikonduktor.
- Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran memicu lonjakan harga minyak mentah serta ketidakpastian distribusi energi global.
- Sentimen negatif bursa Amerika Serikat menyebabkan kejatuhan indeks saham di Asia, kecuali pada pasar modal Indonesia sendiri.
Proyeksi Teknikal IHSG Hari Ini dan Rekomendasi Saham
Berbeda dengan tren global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat lalu justru ditutup menguat sebesar 1,1%. Aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing tercatat mencapai sekitar Rp725 miliar, dengan saham BBCA, BMRI, BBRI, TLKM, dan BRIS menjadi buruan utama pemodal asing.
Meskipun demikian, untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih berada dalam posisi yang rentan terhadap koreksi jangka pendek.
"IHSG masih rentan koreksi hari ini, sepanjang gagal break resistance di 6200-6300," kata Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP®, dalam analisisnya pada 20 Juli 2026.
Secara teknikal, BNI Sekuritas menetapkan area batas bawah (support) IHSG berada di kisaran level 6050 hingga 6100. Sementara itu, area batas atas (resistance) kuat IHSG diproyeksikan berada pada rentang level 6200 hingga 6300.
Sebagai strategi menghadapi dinamika pasar hari ini, BNI Sekuritas merilis enam rekomendasi ide perdagangan (trading idea) yang dapat dicermati oleh para investor:
ENRG (Buy on Weakness) Area Beli: 1285–1355 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 1270 Target Terdekat: 1390–1430
ISAT (Buy on Weakness) Area Beli: 1835–1885 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 1820 Target Terdekat: 1930–1980
BNBR (Buy on Weakness) Area Beli: 81–85 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 77 Target Terdekat: 88–91
CDIA (Speculative Buy) Area Beli: 610–620 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 600 Target Terdekat: 640–650
BRMS (Speculative Buy) Area Beli: 530–545 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 525 Target Terdekat: 555–570
VKTR (Buy on Weakness) Area Beli: 670–705 Batasi Kerugian (Cutloss): Di bawah 655 Target Terdekat: 715–730
Desclaimer: Artikel ini disajikan murni sebagai produk informasi jurnalistik dan edukasi pasar modal berdasarkan rilis riset resmi BNI Sekuritas. Seluruh data keuangan, angka indeks, dan rekomendasi saham bersifat dinamis serta dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi riil di pasar saham. Aktivitas investasi dan perdagangan saham mengandung risiko kerugian finansial yang tinggi. Pembaca diharapkan bijak, berhati-hati, serta melakukan analisis mandiri secara mendalam (Due Diligence) sebelum mengambil tindakan transaksi keuangan.
Berita Terkait
-
Daftar Saham Milik Negara Erling Haaland di IHSG, Ada Emiten Konglomerat
-
4 Calon Emiten Baru Antre IPO Saham, Ada yang Punya Aset Jumbo Rp250 Miliar
-
IHSG Terbang 4,24% Sepekan, Market Cap Naik Jadi Rp10.749 Triliun
-
Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?
-
Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus