- Wakil Ketua DPR RI memimpin rapat koordinasi dengan para menteri di Jakarta pada Senin, 20 Juli 2026.
- Pemerintah dan DPR sepakat memberikan dana tambahan untuk menjamin operasional kapal perintis di wilayah 3T Indonesia.
- ASDP dan Pelni menerima suntikan dana ratusan miliar rupiah guna memastikan kelancaran logistik hingga akhir tahun 2026.
Dua raksasa transportasi laut pelat merah, ASDP dan Pelni, menjadi penerima manfaat utama dari kesepakatan ini.
"Angka yang disepakati tadi adalah Rp 139 miliar di ASDP. Sedangkan di Pelni Rp 70 miliar," kata dia.
Anggaran ini diproyeksikan cukup untuk menjamin kapal-kapal perintis tetap berlayar hingga akhir tahun 2026.
Selain dana talangan mendesak tersebut, pemerintah juga menyepakati usulan tambahan anggaran dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Nilai yang diusulkan untuk ABT ini mencapai angka yang cukup fantastis guna mendukung konektivitas nasional secara menyeluruh.
"Untuk ABT, kalau tak salah sekitar Rp 2,3 triliun atau Rp 2,4 triliun," jelasnya.
Perbaikan Mekanisme dan Tata Kelola
Selain mengenai angka, rapat koordinasi tersebut juga menyinggung persoalan birokrasi. Pemerintah ingin memastikan bahwa di masa mendatang, kendala administrasi tidak lagi menjadi batu sandungan yang menghambat pelayanan kepada publik.
Evaluasi terhadap mekanisme pendanaan sedang dilakukan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan di lapangan tanpa menabrak aturan hukum.
Baca Juga: Pelantikan Jampidsus Baru Tinggal Menghitung Hari
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana subsidi ini.
Prasetyo menekankan, perubahan mekanisme tidak boleh mengabaikan standar pelaporan yang telah ditetapkan.
"Selama ini melalui Kemenhub sudah tertata, mulai dari pelaporan hingga pemeriksaannya. Jadi, nanti kalau diputuskan ada perubahan, tentu harus dipastikan seluruh administratif, tata kelolanya juga dilakukan secara benar," jelasnya.
Salah satu sorotan dalam beberapa waktu terakhir adalah gangguan layanan penyeberangan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wilayah ini sangat bergantung pada kehadiran kapal perintis untuk menghubungkan antarpulau.
Menjawab kekhawatiran publik, Prasetyo Hadi memastikan bahwa operasional di wilayah tersebut kini sudah berjalan normal kembali.
"Alhamdulillah di NTT sudah ya," kata Pras.
Berita Terkait
-
Pelantikan Jampidsus Baru Tinggal Menghitung Hari
-
Bantah Klaim Hotman Paris, Mensesneg Tegaskan Pemeriksaan Pejabat Tak Butuh Izin Presiden
-
Mahfud MD Usul KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Begini Reaksi Istana
-
Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan
-
Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi
-
Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden
-
KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru
-
Krisis Peserta Didik, SDN 127 Pekanbaru Cuma Terima 4 Murid Baru