IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:17 WIB
IHSG bergerak dua arah pada pagi ini. [ANTARA]
  • IHSG sempat merosot ke level 6.390 sebelum akhirnya berbalik melesat naik ke posisi 6.421 pada Kamis pagi.
  • Pelaku pasar memantau rencana demonstrasi di Gedung DPR/MPR yang berpotensi memicu aksi ambil untung jangka pendek.
  • Analis Mirae Sekuritas menyatakan pasar saham dipengaruhi berbagai faktor termasuk teknikal, rotasi sektor, dan sentimen makro global.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam ke level 6.390 pada awal perdagangan, Kamis, 27 Agustus 2026.

Namun pelemahan itu hanya sementara, mengutip data Stockbit hingga pukul 09.06 WIB, IHSG berbalik melesat 0,24 persen ke level 6.421.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 2,36 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp889,82 miliar serta frekuensi sebesar 158.670 kali.

Di waktu itu, terdapat 318 saham menghijau, sedangkan, 203 saham merosot. Sisanya, 443 saham masih belum bergerak alias stagnan.

IHSG bergerak dua arah pada pagi ini. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • CBUT
  • BIKE
  • DMMX
  • NICE
  • MCAS

Top Loser

  • RGAS
  • ZONE
  • PICO
  • ICON
  • GRPM

Proyeksi IHSG

Pelaku pasar akan mencermati kondisi Aksi demonstrasi yang rencananya berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR pada Kamis (27/8/2026) besok.

Bahkan, pada perdagangan besok berpotensi membuat investor memilih mengamankan keuntungan atau profit taking setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebelumnya mengalami penguatan.

Senior Analis Mirae Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan sentimen menjelang aksi demonstrasi dapat menjadi salah satu pemicu aksi profit taking dan sikap risk-off dalam jangka pendek.

"Menurut saya, sentimen jelang aksi demonstrasi besok, 27 Agustus, memang berpotensi menjadi salah satu faktor yang memicu aksi profit taking dan risk-off jangka pendek, terutama setelah IHSG sebelumnya mengalami penguatan dan investor cenderung mengamankan keuntungan menjelang potensi meningkatnya volatilitas," ujar Nafan kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Menurut dia, rencana aksi di sekitar Gedung DPR/MPR menjadi salah satu perhatian investor. Sebagian pelaku pasar berpotensi memilih bersikap wait and see hingga kondisi politik dan keamanan lebih jelas.

"Rencana aksi di sekitar Gedung DPR/MPR memang sedang menjadi perhatian pelaku pasar, sehingga sebagian investor bisa memilih bersikap wait and see hingga situasi politik dan keamanan lebih jelas," beber Nafan.

Kondisi tersebut dapat membuat investor lebih selektif dalam melakukan transaksi saham pada perdagangan Kamis. Terlebih, IHSG pada perdagangan Rabu (26/8/2026) ditutup melemah 1,48 persen ke level 6.405.

Meski demikian, Nafan mengingatkan pelemahan IHSG tidak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan sentimen demonstrasi. Menurutnya, pasar saham juga dipengaruhi berbagai faktor lain.

"Pasar saham biasanya juga dipengaruhi faktor teknikal, rotasi sektor, aksi ambil untung, arus dana asing, serta sentimen makro dan global," jelasnya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com