- Pendampingan NIB: Pelaku UMKM dan PKK Desa Bejaten dibimbing membuat NIB melalui OSS.
- Tingkatkan legalitas: Kegiatan membekali peserta pemahaman pentingnya legalitas usaha.
- Perluas pasar: Legalitas diharapkan membantu UMKM meningkatkan kepercayaan konsumen dan jangkauan pasar.
Suara.com - Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Semarang memberikan pendampingan kepada kelompok PKK dan pelaku UMKM Desa Bejaten dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Kegiatan ini jadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha memiliki legalitas sekaligus meningkatkan kapasitas dalam mengembangkan usaha.
Pendampingan tersebut dilaksanakan melalui pertemuan ketujuh Pojok Literasi Bijak Usaha dengan tema "Pembuatan NIB melalui OSS" pada Selasa (14/7) di Gedung Balai Desa Bejaten. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kelompok PKK Desa Bejaten dan pelaku UMKM.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program MENITI (Mentari Cendekia, Nawasena Tani, Titian Wirausaha) yang dikembangkan Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip bersama masyarakat Desa Bejaten.
Melalui Pilar Titian Wirausaha, program diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan pemahaman pelaku UMKM.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Moh. Abdur Rozaq dan Jazilah dari Diskumperindag.
Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya NIB sebagai legalitas usaha, tetapi juga didampingi secara langsung dalam proses pendaftarannya melalui sistem OSS.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari tim PPK Ormawa BEM FEB Undip dan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal peserta mengenai NIB.
Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan materi sebelum memasuki sesi praktik. Peserta didampingi dalam proses pendaftaran akun, pengisian data diri dan data usaha, hingga pengajuan NIB melalui sistem OSS.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait usaha yang mereka jalankan.
Meskipun sebagian peserta mengalami kesulitan dalam mengakses sistem OSS dan melengkapi data yang diperlukan, tim pelaksana memberikan pendampingan secara langsung pada setiap tahapan pendaftaran.
Penanggung Jawab Pojok Literasi Bijak Usaha, Sellysia Tanujaya dan Diana Miftadliroh, mengaku senang melihat antusiasme peserta selama mengikuti materi dan praktik pembuatan NIB.
"Senang banget melihat antusiasme peserta selama mengikuti materi NIB dari Diskumperindag. Sebelumnya, masih ada beberapa peserta yang belum mengetahui apa itu NIB dan pentingnya legalitas bagi usaha mereka. Setelah mendapatkan penjelasan, peserta jadi lebih memahami manfaat NIB serta proses pengurusannya. Menurut kami, materi ini sangat bermanfaat karena peserta mendapatkan pengetahuan yang bisa langsung diterapkan untuk mendukung perkembangan usaha mereka," ujar Sellysia dan Diana.
Moh. Abdur Rozaq selaku narasumber dari Diskumperindag mengapresiasi antusiasme para pelaku UMKM selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, kesadaran warga terhadap pentingnya legalitas usaha terlihat dari banyaknya pertanyaan dan keinginan peserta untuk langsung mempraktikkan proses pengurusan legalitas usaha.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan semangat yang luar biasa dari para pelaku UMKM selama kegiatan sosialisasi berlangsung. Kesadaran warga akan pentingnya legalitas usaha ternyata sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan aktif dan keinginan kuat untuk langsung mempraktikkan pembuatan NIB dan PIRT di lokasi," ujar Abdur Rozaq.
Ia berharap pengetahuan dan legalitas yang diperoleh dapat menjadi modal bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan produk serta memperluas jangkauan pasar.
"Semoga ilmu dan sertifikat legalitas yang diperoleh dapat menjadi jembatan bagi produk-produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Jangan pernah ragu untuk terus berinovasi, dan semoga usaha bapak serta ibu sekalian semakin maju, berkah, dan berkembang pesat," lanjutnya.
Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip berharap kegiatan Pojok Literasi melalui Pilar Titian Wirausaha dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM dan kelompok PKK Desa Bejaten.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk memiliki legalitas usaha sekaligus semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha mereka.