- Rekening efek KISI melonjak 49,2% menjadi 96.327 hingga Agustus 2026.
- Transaksi obligasi KISI tumbuh 128% secara tahunan hingga Agustus 2026.
- KISI membidik emisi obligasi dan MTN sekitar Rp2 triliun hingga akhir 2026.
Selain Sumatra Barat, KISI memperluas edukasi pasar modal dan literasi keuangan kepada aparatur sipil negara dan masyarakat di sejumlah daerah.
Program tersebut antara lain dilakukan bersama pemerintah daerah di Sumatra Utara, Bangka Belitung, Aceh dan Kulon Progo melalui Sekolah Pasar Modal (SPM), SPM Syariah, SPM Advance serta program literasi keuangan.
Peran KISI di bisnis Investment Banking juga semakin terlihat dari sejumlah transaksi yang melibatkan investor dan modal Korea.
Pada awal 2026, KISI meraih penghargaan Best Local Currency Bond in Indonesia 2025 dari Alpha Southeast Asia. Penghargaan tersebut melanjutkan predikat Best Sustainability-Linked Bond 2024.
Sepanjang 2025, KISI menjamin 51 emisi obligasi dengan total nilai Rp3,38 triliun.
KISI sebelumnya juga terlibat dalam penerbitan Kimchi Bond anak usaha APP Group sebanyak tiga kali, masing-masing senilai US$55 juta pada 2020, US$65 juta pada 2021 dan US$85 juta pada 2023. Total penerbitannya mencapai US$205 juta.
Di sektor infrastruktur, KISI menjadi penasihat selama lebih dari dua tahun dalam pengembangan pusat data di Jakarta melalui kerja sama Korea Investment Real Asset Management (KIRA) dan SM+.
Keterlibatan tersebut mencakup struktur investasi hingga pembiayaan proyek. Perjanjian investasi proyek ditandatangani pada Juli 2024 dan penyelesaian pembangunan pusat data SMX01 bersama LG CNS di Kuningan, Jakarta, dijadwalkan pada November 2026.
Dari sisi kinerja, pendapatan komisi perantara perdagangan saham KISI pada semester I 2026 tumbuh 87% secara tahunan. Sementara pendapatan bunga pembiayaan meningkat 39%.
Memasuki semester II, KISI menargetkan peran sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi korporasi dan medium term notes (MTN) dengan nilai sekitar Rp2 triliun secara bertahap hingga akhir 2026.