IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB
anthropic [Unsplash]
BACA 10 DETIK
  • CFO Robinhood, Shiv Verma, memuji prospektus IPO Anthropic karena pertumbuhan pendapatannya melonjak tajam 1.300 persen secara tahunan.
  • Anthropic membukukan pendapatan semester I-2026 sebesar USD16,3 miliar dan posisi kas menembus USD131 miliar di Amerika Serikat.
  • Anthropic dijadwalkan melantai di Bursa Nasdaq dengan kode emiten ANT sebelum akhir November 2026 mendatang.

Suara.com - Prospektus penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) milik raksasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Anthropic, berhasil mencuri perhatian kalangan pelaku pasar modal global dan eksekutif papan atas Wall Street. Dokumen pendaftaran S-1 yang dirilis perusahaan menunjukkan pertumbuhan kinerja finansial yang terbilang langka di industri teknologi.

Salah satu eksekutif yang secara mendalam mencermati berkas penawaran tersebut adalah Chief Financial Officer (CFO) Robinhood, Shiv Verma. Dalam keterangannya di Yahoo Finance, Verma mengungkapkan kekagumannya terhadap laju pertumbuhan pendapatan Anthropic yang melonjak tajam hingga 1.300 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

"Saya sudah membacanya. Tingkat pertumbuhannya sangat luar biasa, ... naik 1.300% secara tahunan, saya tidak ingat pernah melihat perusahaan lain berkinerja sebaik itu," kata Verma saat mengulas poin-poin krusial dalam prospektus tersebut, dikutip via Bloomberg.

Selain laju pendapatan yang eksponensial, Verma juga menyoroti rincian segmentasi pelanggan yang dipaparkan dalam dokumen IPO tersebut. Anthropic mengungkapkan bahwa pelanggan yang membelanjakan dana lebih dari USD10 juta per tahun kini telah menembus kelompok 250 pelanggan teratas.

"Hal lain yang menurut saya menarik adalah mereka menunjukkan berapa persentase pelanggan mereka di berbagai tingkatan," tambah Verma.

"Jadi jika Anda menghabiskan lebih dari USD10 juta per tahun, Anda masuk dalam 250 pelanggan teratas. Saya pikir itu statistik yang cukup menarik, karena saya mengira nilainya bisa sedikit lebih besar, tetapi ini justru menunjukkan seberapa besar potensi pasar yang dapat digarap (total addressable market/TAM) mereka di masa depan."

Dua Alasan Strategis Robinhood Cermati Prospektus Anthropic

Keterlibatan pimpinan keuangan Robinhood dalam mempelajari setiap lembar dokumen S-1 Anthropic bukan tanpa alasan kuat. Terdapat dua faktor strategis utama yang melandasi kecermatan tersebut.

Pertama, Verma memegang kendali atas portofolio investasi Robinhood Ventures. Lini bisnis ini mengelola investasi yang terkonsentrasi pada raksasa infrastruktur AI dan data terkemuka, seperti OpenAI, Databricks, platform rekrutmen berbasis AI Mercor, serta asisten pemrogram Cognition. Oleh karena itu, penerimaan pasar terhadap pemulaian perdagangan saham Anthropic dipastikan memberi dampak signifikan terhadap valuasi portofolio investasi yang dikelola Robinhood.

Kedua, minat yang masif datang dari basis investor ritel di platform Robinhood terhadap ekosistem AI. Peluncuran saham Anthropic diperkirakan menjadi momentum penting bagi para pemodal ritel untuk melakukan penyesuaian portofolio, baik masuk maupun keluar dari deretan saham berkategori AI.

Kinerja Keuangan dan Amunisi Kas Jumbo

Secara umum, berkas pendaftaran S-1 Anthropic mendapatkan sambutan yang sangat positif dari para pelaku pasar. Laporan keuangan interim menunjukkan bahwa pendapatan Anthropic pada semester pertama tahun 2026 melonjak drastis menjadi USD16,3 miliar, dibandingkan posisi periode yang sama tahun sebelumnya yang baru mencatatkan USD1,1 miliar.

Di sisi lain, dokumen tersebut mengungkapkan pembengkakan kerugian bersih pada semester I-2026 hingga menyentuh USD80,7 miliar. Nilai kerugian masif ini menjadi sinyal kuat besarnya investasi dan belanja modal yang digelontorkan perusahaan demi memperkuat infrastruktur AI dalam beberapa tahun mendatang.

Meski demikian, pada basis yang disesuaikan (adjusted basis), Anthropic berhasil mencatatkan laba operasional sebesar USD1,62 miliar selama enam bulan pertama tahun 2026. Capaian ini membalikkan posisi dari kerugian operasional senilai USD1,85 miliar yang dicatatkan pada periode sama tahun lalu.

Pasar menyambut hangat perpaduan antara lonjakan pendapatan utama dan ketersediaan amunisi kas perseroan yang sangat melimpah, di mana posisi kas yang dikuasai perusahaan tercatat menembus lebih dari USD131 miliar.

Melihat indikator keuangan yang sangat agresif tersebut, para perbankan investasi yang mengawal aksi korporasi ini dilaporkan membidik angka valuasi pencatatan saham yang terbilang fantastis, yakni di rentang USD1,5 triliun hingga USD2 triliun.

Apabila seluruh proses pendaftaran berjalan sesuai rencana, Anthropic dijadwalkan bakal menggelar debut perdana di bursa saham publik sebelum akhir November. Perusahaan berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Nasdaq Amerika Serikat dengan menggunakan kode emiten "ANT".

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com