Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB
Menteri Perdagangan Budi Santoso. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
BACA 10 DETIK
  • Anggota Kadin dari Papua mengusulkan wilayah tersebut menjadi pusat perdagangan lintas batas dan ekspor Indonesia ke negara-negara Pasifik.
  • Mendag Budi Santoso melihat peluang ekspor makanan, minuman, dan barang konsumsi lainnya karena tingginya kebutuhan negara-negara di kawasan Pasifik.
  • Kemendag menyambut positif gagasan tersebut dan berencana merumuskan lebih lanjut peluang pengembangan Papua sebagai pusat ekspor ke Pasifik.

Suara.com - Kementerian Perdagangan mempertimbangkan usulan untuk menjadikan wilayah Papua sebagai pusat pengembangan perdagangan lintas batas serta hub ekspor produk Indonesia ke negara-negara kawasan Pasifik, khususnya Papua Nugini.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai, potensi pasar di kawasan Pasifik sangat potensial, terutama untuk produk barang konsumsi seperti makanan dan minuman.

Peluang ini dinilai strategis mengingat letak geografis Papua yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

"Nah tadi usulan Bapak untuk menjadikan Papua sebagai, ya pusat mungkin Pak ya, untuk ekspor ke Pasifik, itu sangat baik sekali. Nanti bisa kita diskusikan, kita kembangkan, karena negara-negara Pasifik ini kan butuh produk-produk yang consumer goods biasanya Pak ya, banyak ke sana ya, makanan, minuman, dan lain sebagainya," ujar Budi pada agenda Kadin di Jakarta pada Jumat (30/10/2026). 

Ilustrasi Papua. (Dokumentasi/Tim Advokasi Solidaritas Merauke)

Ia menambahkan, tingginya kebutuhan produk konsumsi di kawasan tersebut menjadi peluang bagus bagi pelaku usaha nasional. Pemerintah pun berkomitmen untuk menindaklanjuti dan merumuskan gagasan tersebut secara lebih mendalam.

"Jadi itu saya kira peluang yang bagus. Nanti akan kita coba rumuskan lebih lanjut," imbuhnya.

Usulan menjadikan Papua sebagai pusat pengembangan perdagangan lintas batas serta hub ekspor produk Indonesia ke kawasan Pasifik disampaikan salah satu perwakilan anggota Kadin dari Papua pada Rapat Pimpinan Nasional 2026 Kadin Indonesia.

Hal itu dinilai krusial mengingat volume perdagangan di perbatasan sangat tinggi dan letak geografis Papua yang berdekatan langsung dengan kawasan Pasifik. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com