Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB
Forum Group Discussion (FGD) di Sabang, Kamis (5/11/2026). [Suara.com/Rina]
BACA 10 DETIK
  • Pemerintah India telah menyampaikan minatnya sebanyak lima kali sejak 2018 untuk mengembangkan Pelabuhan Sabang.
  • Konsultan India pernah menghitung kebutuhan investasi Pelabuhan Sabang sebesar 140 juta dolar AS pada tahun 2001.
  • Pelabuhan Sabang juga berpotensi dikembangkan menjadi pangkalan logistik migas dan destinasi wisata kapal pesiar.
Ilustrasi logistik. [Pixabay]

"Yang mereka harapkan ada open yard, ada kemudian warehouse untuk 10.000 meter persegi, sekarang kita sudah tersedia 5.000 meter, 4.000 meter persegi. Jadi tinggal beberapa fasilitas pendukung saja untuk kemudian 6 tahun di fase pengembangan oil and gas ini itu bisa dimanfaatkan sebagai pangkalan logistik," bebernya.

Tak hanya logistik, Sabang juga memiliki potensi besar di sektor pariwisata, khususnya wisata kapal pesiar atau cruise tourism.

Iskandar mengatakan, kapal pesiar yang singgah di Sabang dapat membawa hingga 2.000 penumpang. Namun, potensi ekonomi dari kunjungan tersebut masih perlu dioptimalkan melalui pengembangan destinasi dan fasilitas pendukung.

"Kapal pesiar seperti yang nampak di video tadi ada yang jumlah penumpangnya sampai 2.000. Bayangkan kalau 2.000 bisa turun semua, jadi biasanya mereka yang turun itu yang ini saja yang mau membeli paket. Dan paket pada saat mereka turun itu nilainya sampai 100 dolar AS per orang misalnya, selama 8 jam," jelasnya,

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com