Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan Komnas HAM, LPSK dan Kompolnas memberikan pertanyaan menohok kepada Mahfud MD, selaku Ketua Kompolnas.
Dalam RDP itu, Arteria menyoroti soal fungsi pengawasan Kompolnas terhadap Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih dari institusi Polri.
"Sebagai Kompolnas, apa pernah Kompolnas mengevaluasi kepada Satgasus? Ya, yang dibubarkan itu lho. Apa gak tahu orang-orang di Satgasus tiba-tiba bisa sekolah, pas di sekolah gak sekolah tiba-tiba lulus. Setelah masuk, dapat jabatan, jabatan strategis. Setelah itu main-main perkara, jaga-jaga perkara. Itu kan sudah rahasia umum." tanya Arteria seperti dikutip dari kanal Youtube DPR RI
"Pemantauan fungsionalnya mana? pengawasan yang dilakukan oleh Kompolnas. Saya kira pak Benny Mamoto juga (harus) ngomong. Di Polri itu, orang baik stress. Kenapa? orang benar gak jadi bener. Sederhana pak, bagaimana seorang Karopaminal, dengan gaya hidup seperti itu. Padahal itu serambi mukanya Polri. Kompolnas sikapnya seperti apa selama ini?,"
Dalam pertanyaannya itu, Arteria Dahlan juga menyinggung soal Mendagri, Tito Karnavian. Tito sendiri merupakan penggagas terbentuknya Satgasus Polri.
"Apa yang dilakukan Kompolnas? Apa yang dilakukan Benny Mamoto? Apalagi di dalamnya itu ada juga Pak Tito (Karnavian). Kami minta itu dijelaskan?" tanya Arteria.
Satgasus Merah Putih dibentuk pada masa kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di tahun 2019. Dasar pembentukannya dituangkan melalui Surat Perintah (Sprin) Nomor Sprin/681/III/HUK.6.6/2019 bertanggal 6 Maret 2019.
Pada 11 Agustus 2022, buntut dari kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membubarkan Satgasus Merah Putih.
Baca Juga: Satgasus yang Sempat Dipimpin Ferdy Sambo Dibubarkan Kapolri, Ini Fungsi dan Tugasnya
Berita Terkait
-
Anggota DPR RI: Kasus Ferdy Sambo Jadi Momen Kapolri Bersih-bersih
-
Minta Polisi Pelanggar Etik Kasus Ferdy Sambo Dimaafkan, LBH Jakarta Kritik Telak Mahfud MD: Menyesatkan!
-
Hari Ini DPR, Komnas HAM dan LPSK Rapat Bersama, Bahas Kasus Irjen Ferdy Sambo
-
Posisi MenPAN-RB, PDIP Sodorkan Nama Djarot Saiful Hidayat dan Olly Dondokambey
-
Mahfud MD, Sosok yang Mencuat pada Kasus Brigadir J, Bakal Resmikan MPP Kota Bandung
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026