/
Senin, 29 Agustus 2022 | 12:28 WIB
ilustrasi gempa - pixabay

Wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, diguncang gempa sebanyak tiga kali, hari ini Senin (29/8). Terakhir, gempa dengan kekuatan 6,1 magnitudo mengguncang pada pukul 10:29 WIB. 

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam keterangan tertulis menyebut gempa pada pukul 10:29 WIB terjadi di episenter gempabumi koordinat 0,99° LS ; 98,53° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 12 Km arah Barat Laut Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 24 km.

Aktivitas gempa yang terjadi sebelumnya pada pukul 00.04 WIB dengan M4,9 dan pukul 05.34 WIB dengan M5,8.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng segmen Megathrust Mentawai-Siberut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengutip dari Antara. 

Daryono mengatakan gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Siberut dengan skala intensitas V-VI MM. 

"Gempa ini menimbulkan kerusakan ringan di wilayah Siberut Utara dan Siberut Barat. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami," ujar Daryono.

Hingga pukul 11.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Baca Juga: Penjelasan BMKG Soal Gempa Magnitudo 6,1 Di Kepulauan Mentawai

Load More