/
Jum'at, 23 September 2022 | 10:05 WIB
Protes di Iran | vrt.be

Aksi protes terus berlanjut 

Protes terus meletus di jalan-jalan kota negara Iran. Baik pria dan wanita, tua ataupun muda turun ke jalan memprotes kematian Amini. 

Slogan-slogan anti Ali Khamenei diteriakkan para pengunjuk rasa. Selain itu, sejumlah wanita yang ikut protes melakukan pembakaran jilbab hingga memotong rambut mereka. 

Para pengunjuk rasa juga melempari polisi dengan batu. Bahkan salah satu kantor polisi dibakar oleh massa. Video protes ini pun menyebar luas ke laman sosial media. 

Untuk meredam gejolak di laman sosial media, pemerintah Iran kemudian mengumumkan pembatasan akses internet ke publik. 

"Akses ke Instagram dan Whatsapp sebagian besar akan dibatasi oleh pemerintah," tulis salah satu media lokal Iran. 

Selain IG dan WA, otoritas Iran juga membatas aplikasi medsos lain seperti YouTube, Facebook, Telegram, Twitter, dan Tiktok. 

Load More