Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 membuat luka bagi semua pihak, terutama para korban dan keluarga.
Kondisi pasca tragedi Kanjuruhan juga mempengaruhi para pemain, salah satunya pemain Arema, Sergio Silva.
Sergio Silva mengaku bahwa ia menderita secara mental akibat tragedi tersebut. Ia bahkan menyebut ada gairah yang hilang untuk lagi bermain sepak bola.
"Kami tidak menyangka akan menjadi seperti ini. Tidak ada yang menyangka. 30 menit pertama setelah pertandingan selesai, kami mendengar kehebohan di ruang ganti," ucapnya melansir dari Marca.
"Para suporter berlarian di koridor ruang ganti. Kami mendengar teriakan dari mereka dan polisi. Kami melihat semua orang panik, di atas polisi menggunakan gas air mata," ucapnya.
Pemain asal Portugal berusia 28 tahun itu lebih jauh sedikit bersyukur bahwa tidak ada keluarganya berada di stadion.
Meski begitu katanya, insiden yang menewaskan 131 orang tersebut merupakan luka mental untuk dirinya dan pemain lain.
"Hari ini saya merasa lebih kena mental tanpa tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Saya tidak punya keinginan untuk keluar," ungkapnya.
"Saya tidak pernah membayangkan hal seperti ini. Saya tidak suka membicarakan hal ini. Saya berharap tidak berbicara soal ini ke depannya,"
Baca Juga: Temuan Komnas HAM Ada Gas Air Mata Kadaluarsa Ditembakan di Kanjuruhan
"Ini bukan sepak bola. Tragedi itu menghilangkan gairah untuk kami bisa terus bermain. Kami hanya pemain yang bermain bola," tambahnya.
Berita Terkait
-
Temuan Komnas HAM Ada Gas Air Mata Kadaluarsa Ditembakan di Kanjuruhan
-
Suko Sutrisno Angkat Bicara Soal Misteri Pintu Stadion Kanjuruhan
-
Sempat Jadi Sorotan dalam Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Akhirnya Copot Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta
-
Cerita dari Stadion Saat Gas Air Mata Ditembakan: Polisi Beringas, Wanita Tua dan Muda Jadi Korban
-
Tujuh Hari Lakukan Pencarian Fakta di Balik Tragedi Kanjuruhan, Koalisi Masyarakat Sipil Temukan 12 Kekerasan ke Korban
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius