Pemerintah India ajukan tuntutan kasus pembunuhan terkait robohnya jembatan Morbi di Gujarat pada Minggu (30/10) pukul 18:30 waktu setempat yang menewaskan ratusan orang.
Otoritas India menangkap setidaknya 9 orang, termasuk operator jembatan Morbi dengan tuduhan serius. Sembilan orang tersebut merupakan perwakilan dari Oreva, perusahaan yang merenovasi jembatan tersebut.
Selain bertindak sebagai kontraktor merenovasi jembatan, Oreva merupakan perusahaan yang memungut karics dan penyedia jasa keamanan untuk jembatan Morbi.
Menurut pihak kepolisian Morbi, Ashok Yadav seperti dilansir dari NDTV mengatakan pihaknya tidak akan membiarkan mereka yang bertanggungjawab untuk lolos dari jerat hukum.
Namun dari kesembilan orang yang ditangkap itu kesemuanya hanya berada di level bawah, sementara petinggi perusahaan tidak ditangkap atau dintrograsi pihak kepolisian.
Sementara itu, Salah satu korban selamat menceritakan kondisi saat ia berada di jembatan tersebut berada adik perempuannya.
"Saat jembatan putus, kami berada di atas, kami berada di tengah air. Saya selamat tetapi tidak ada jejak saudara perempuan saya. Saya sudah mencarinya dan belum juga menemukannya," ucap salah satu korban selamat seperti dikutip dari BBC News Gujarati.
"Adik saya hilang, saya belum juga menemukannya," tambah pemuda itu sambil terus menangis.
Menurut pemuda tersebut, ia dan keluarganya tinggal tidak jauh dari jembatan tersebut dan memang sengaja datang ke sana untuk merayakan festival Diwali.
"Saya sudah mencari ke sejumlah rumah sakit pemerintah dan wisata. Saya terus mencari ke mana-mana, tetapi saya belum juga menemukannya," ungkapnya sambil terisak.
Berita Terkait
-
Tragedi Jembatan Morbi di India, Jerit Korban Selamat yang Kehilangan Keluarga: Saya Selamat tapi Adik Saya..
-
Telan Ratusan Nyawa, Video Mengerikan Jembatan di India Sempat Ditendang Sebelum Roboh
-
Jembatan Gantung di India Roboh Tewaskan 141 Orang, Pemerintah Lakukan Penyelidikan Penuh
-
Jembatan Penyeberangan di India Runtuh, Puluhan Wisatawan Tewas dan Luka-luka
-
Horor! Video Detik-detik Jembatan di India Ambruk: 141 Orang Tewas
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas
-
Ratusan Hektare Mangrove di Riau Habis Dibabat, Kapolda Turun Tangan
-
Gibran Playing Victim Soal Posisi Duduk? Analis: Bersihkan Istana dari Pengaruh Jokowi!
-
Tumbal Terakhir
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI