Selebtek.suara.com - Korban tewas akibat robohnya jembatan gantung di atas Sungai Machchu, Kota Morbi, Gujarat, India bertambah menjadi 141 orang dan diperkirakan akan terus meningkat.
Pihak berwenang telah menjanjikan penyelidikan penuh atas musibah tersebut. Pertanyaan diajukan tentang apakah pemeriksaan keamanan dilakukan sebelum jembatan dibuka kembali minggu lalu, mengingat ini adalah objek wisata populer yang dikenal secara lokal sebagai Julto Pul (jembatan ayun).
Menteri Dalam Negeri Harsh Sanghavi mengatakan sejumlah kasus kriminal telah didaftarkan atas insiden tersebut.
Jembatan sepanjang 230 meter itu telah berusia hampir 100 tahun, dibangun selama pemerintahan Inggris di abad ke-19.
Melansir BBC, seorang pejabat setempat mengatakan sebagian besar dari mereka yang meninggal adalah wanita, anak-anak dan orang tua.
Korban berjatuhan ke sungai akibat jembatan terlalu padat saat orang-orang merayakan festival Diwali, kata para pejabat.
Polisi, militer dan tim tanggap bencana dikerahkan dan upaya penyelamatan terus berlanjut. Lebih dari 177 orang telah diselamatkan sejauh ini.
"Banyak anak-anak menikmati liburan Diwali dan mereka datang ke sini sebagai turis," kata seorang saksi mata bernama Sukram kepada kantor berita Reuters.
"Semuanya jatuh satu di atas yang lain. Jembatan itu runtuh karena kelebihan beban," katanya.(*)
Baca Juga: Heboh Isu Syahrini Punya Anak Hasil Nikah Siri: Auto Batasi Komentar!
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati