Saat ini terdapat 209 tim nasional yang tercatat sebagai anggota resmi FIFA, federasi sepakbola dunia. Menariknya ternyata tidak semua timnas di dunia masuk ke dalam anggota FIFA. Masih banyak sejumlah wilayah yang memiliki timnas namun tidak menjadi anggota FIFA.
Bahkan sejumlah wilayah ini bisa dibilang memiliki timnas yang sama kuatnya dengan beberapa negara anggota resmi FIFA.
Mengapa timnas-timnas ini tidak bisa masuk menjadi anggota FIFA? Alasannya tentu saja soal politis. Padahal jika tidak merujuk pada masalah politis, sejumlah tim ini bisa jadi kompetitor serius untuk negara anggota FIFA lain di kompetisi internasional.
Salah satu timnas tangguh yang tak pernah diakui FIFA tentu saja tim Catalunya. Timnas Catalunya merupakan sebuah tim tidak resmi yang bertempat di Catalunya, sebuah daerah otonom di Spanyol.
Dikutip dari Skysports.com timnas Catalunya memiliki sejumlah pemain yang memang sangat berkualitas untuk menjadikan tim ini menjadi timnas kuat.
Kekuataan Catalunya tentu saja sebagian besar diisi oleh pemain dari Barcelona. Nama-nama pemain seperti Gerard Pique, Cesc Fabregas, Carles Puyol merupakan salah satu penggawa dari kekuatan Catalunya.
Catalunya sendiri sudah melakukan pertandingan persahabatan sejak 1912. Bahkan pada 2009 lalu mereka lakoni laga uji coba dengan Argentina di Stadion Nou Camp. Tahun 2022, salah satu pemain bintang timnas Catalan ialah Gerard Deulofeu yang berbandrol Rp 260,72 miliar.
Berikutnya ada timnas Basque dan masih berlokasi di Spanyol juga. Sama dengan Catalunya, Basque pun memiliki timnas sendiri. Timnas Basque rata-rata terdiri dari pemain dari klub Athletic Bilbao
Beberapa pemain tenar yang tercatat pernah memperkuat Timnas Basque adalah Xabi Alonso, Asier Illarramendi, Iker Muniain, hingga Fernando Llorente.
Baca Juga: Pique Umumkan Gantung Sepatu, Juara Sejati Bersama Timnas Spanyol dan Legenda Barca
Bek Manchester City yang berbandrol Rp 1,2 triliun seperti data Transfermarkt, Aymeri Laporte juga memiliki darah Basque.
Terakhir ada nama timnas Nice. Timnas ini berlokasi di Prancis. Timnas Nice sudah menjadi anggota Konfederasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (CONIFA) sebuah federasi baru yang menaungi tim-tim diluar afiliasi FIFA.
Timnas Nice juga menorehkan prestasi bagus di turnamen internasional. Mereka berhasil menjuarai Piala Dunia CONIFA 2014, salah satu event tandingan Piala Dunia milik FIFA.
Berita Terkait
-
Pique Umumkan Gantung Sepatu, Juara Sejati Bersama Timnas Spanyol dan Legenda Barca
-
Update Kabar Naturalisasi Mees Hilgers, Tarik Ulur PSSI dan Pemain FC Twente
-
Gerard Pique Umumkan Pensiun dari Barcelona
-
Pique Pensiun, Mengingat Lagi Duetnya dengan Carles Puyol: Perpaduan Beauty and the Beast
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Moldova dalam Laga Uji Coba Jilid 2, 4 Oktober 2022
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Resonansi Sunyi di Jombang: Sebuah Dialektika Tentang Hidup dan Rasa Cukup
-
Promo Spesial BRI di Vilo Gelato, Ada Cashback 35 Persen Setiap Hari
-
5 Fakta CFD Ampera Palembang, Ramai Diserbu Warga tapi Picu Macet, Ini yang Terjadi
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen