Golden Ball Award ialah penghargaan yang diberikan FIFA di putaran final Piala Dunia.
Penghargaan ini sendiri mulai dikenal pada perhelatan Piala Dunia 1982 dan diprakasai oleh perusahaan aksesori olahraga terkenal asal Jerman dan media olahraga asal Prancis, France Football.
Pada edisi pertama di Piala Dunia 1982, striker Timnas Italia, Paolo Rossi sukses menyabet gelar tersebut. Rossi juga menjadi bagian penting Italia saat itu meraih gelar Piala Dunia ketiganya.
Selanjutnya pada edisi kedua di Piala Dunia 1986, Diego Maradona yang sukses antarkan Argentina juara Piala Dunia juga mampu meraih gelar Golden Ball 1986.
Yang menarik justru penghargaan Golden Ball di 5 edisi terakhir Piala Dunia.
Dari kelima peraih gelar Golden Ball Awar di 5 edisi terakhir kesemuanya justru gagal alias jadi pencundang karena tak mampu antarkan negaranya meraih gelar Piala Dunia.
Pada edisi Piala Dunia 1998, Ronaldo meraih gelar ini. Brasil yang saat itu tampil di final melawan Prancis menyerah dengan skor 0-3. Ronaldo sendiri tak mampu berbuat banyak di laga final tersebut.
Selanjutnya pada edisi Piala Dunia 2002, kiper Timnas Jermna Oliver Khan meraih gelar ini. Sayangnya Khan tak berkutik di laga final melawan Brasil dan harus menelan pil pahit kebobolan dua gol.
Sementara itu di edisi Piala Dunia 2006 giliran eks pelatih Madrid, Zinedine Zidane meraih gelar ini. Parahnya Zidane justru tampil antiklimaks di laga final melawan Italia. Ia terkena kartu merah karena menanduk Marco Materazzi.
Berlanjut di edisi Piala Dunia 2010, nama striker veteran Uruguay, Diego Forlan meraih gelar ini. Padahal Forlan hanya mampu mengantarkan Uruguay sampai di semifinal dan kalah di perebutan tempat ketiga melawan Jerman.
Baca Juga: Piala Dunia: Sadio Mane Absen saat Senegal Jumpa Belanda di Pertandingan Pertama
Di edisi Piala Dunia 2014, Lionel Messi meraih gelar ini. Padahal di laga final, Timnas Argentina justru menyerah dengan skor 1-0 lewat perpanjang waktu. Mario Gotze yang membuat Messi harus menangis di akhir laga.
Terakhir di Piala Dunia 2018, Luka Modric meraih gelar ini dan tim nasionalnya, Kroasia hanya mampu menjadi runner up setelah kalah di final oleh Prancis.
Berita Terkait
-
Piala Dunia: Sadio Mane Absen saat Senegal Jumpa Belanda di Pertandingan Pertama
-
Prediksi Pemain Terbaik Piala Dunia 2022, Ada Jagoanmu?
-
Sejumlah Artis Ternama Bakal Tampil di Open Ceremony Piala Dunia 2022
-
Mudah! Ini Cara Nonton Piala Dunia 2022 di HP
-
Jadwal Pertandingan dan Peta Kekuatan Grup A Piala Dunia 2022 Qatar, Belanda Diunggulkan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026
-
Presenter Sepakbola Richard Keys Mendadak Berhenti Siaran Saat AS Membombardir Iran
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!