/
Selasa, 27 Desember 2022 | 11:33 WIB
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. (Twitter/@realamienrais)

Humas Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menyebut dari informasi yang ia terima dari pengurus dan kader di daerah Sulawesi Utara, ada indikasi sejumlah kader dari parpol lain terus ganggu jalannya verifikasi faktual. 

Bahkan menurut penjelasan Mustofa Nahrawardaya, upaya itu tidak hanya menggangu tapi juga intervensi agar Partai Ummat tidak lolos atau tidak bisa ikuti Pemilu 2024.

"Bahkan, lebih jauh, terindikasi melakukan upaya intervensi kepada penyelenggara dan pengawas agar partai Ummat tidak lolos dan tidak bisa ikut Pemilu 2024," ucapnya mengutip dari Wartaekonomi (Jaringan Suara.com). 

Sebelumnya, partai besutan Amien Rais ini sempat menuding pihak Istana alias pemerintah coba jegal partai Ummat setelah dinyatakan gagal memenuhi persyaratan administratif oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Meski mendapat gangguan dari kader parpol lain di Sulut, Nara menegaskan Partai Ummat tidak akan tinggal diam. 

Ia juga menyebut bahwa kalau bermanuver politik harus sportif. Artinya, kata Nara, jangan menggunakan cara-cara yang tidak etis dan curang karena takut kalah dalam permainan.

"Kader Partai Ummat adalah para aktivis partai yang sudah teruji," ungkapnya. 

Sementara itu, Partai Ummat kini sedang menjalani proses verifikasi ulang sebagai calon peserta Pemilu 2024 setelah Putusan Bawaslu RI Nomor 006/PS.Reg/Bawaslu/XII/2022 tentang hasil mediasi sengketa antara Partai Ummat dan KPU RI.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI pun memastikan mengawasi verifikasi ulang Partai Ummat yang saat ini memasuki tahap verifikasi faktual.

Baca Juga: 5 HP Xiaomi Ini Tidak Lama Lagi Bisa Menikmati Pembaruan Apapun, Buruan Ganti Biar Lebih Aman!

Load More