Humas Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menyebut dari informasi yang ia terima dari pengurus dan kader di daerah Sulawesi Utara, ada indikasi sejumlah kader dari parpol lain terus ganggu jalannya verifikasi faktual.
Bahkan menurut penjelasan Mustofa Nahrawardaya, upaya itu tidak hanya menggangu tapi juga intervensi agar Partai Ummat tidak lolos atau tidak bisa ikuti Pemilu 2024.
"Bahkan, lebih jauh, terindikasi melakukan upaya intervensi kepada penyelenggara dan pengawas agar partai Ummat tidak lolos dan tidak bisa ikut Pemilu 2024," ucapnya mengutip dari Wartaekonomi (Jaringan Suara.com).
Sebelumnya, partai besutan Amien Rais ini sempat menuding pihak Istana alias pemerintah coba jegal partai Ummat setelah dinyatakan gagal memenuhi persyaratan administratif oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Meski mendapat gangguan dari kader parpol lain di Sulut, Nara menegaskan Partai Ummat tidak akan tinggal diam.
Ia juga menyebut bahwa kalau bermanuver politik harus sportif. Artinya, kata Nara, jangan menggunakan cara-cara yang tidak etis dan curang karena takut kalah dalam permainan.
"Kader Partai Ummat adalah para aktivis partai yang sudah teruji," ungkapnya.
Sementara itu, Partai Ummat kini sedang menjalani proses verifikasi ulang sebagai calon peserta Pemilu 2024 setelah Putusan Bawaslu RI Nomor 006/PS.Reg/Bawaslu/XII/2022 tentang hasil mediasi sengketa antara Partai Ummat dan KPU RI.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI pun memastikan mengawasi verifikasi ulang Partai Ummat yang saat ini memasuki tahap verifikasi faktual.
Baca Juga: 5 HP Xiaomi Ini Tidak Lama Lagi Bisa Menikmati Pembaruan Apapun, Buruan Ganti Biar Lebih Aman!
Berita Terkait
-
Klaim Ada Parpol Coba Gagalkan Verifikasi Faktual Ulang di Sulut, Partai Ummat Siapkan Laporan ke Bawaslu
-
Usai Lolos Verifikasi Administrasi, Partai Ummat Kini Bongkar Adanya Upaya Parpol Lain Coba Ganggu Verifikasi Faktual
-
CEK FAKTA: KPU Anulir Keputusan Sendiri, Partai Ummat Akhirnya Ditetapkan sebagai Peserta Pemilu 2024, Benarkah?
-
Amien Rais Lega, Ini Perjalanan Partai Ummat Akhirnya Lolos Verifikasi Ulang KPU
-
Ada Waktu Kosong Jelang Kampanye, Fahri Hamzah Usul KPU Gelar Forum Adu Gagasan 17 Parpol Peserta Pemilu 2024
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
65 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 April 2026: Raih Skydive Undersea, Doctor Red, dan Topi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Bibir Pecah-Pecah karena Panas Pontianak? Cara Ini Diam-Diam Jadi Andalan Banyak Orang
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang