Di wilayah lain, ketentuan tentang prostitusi dimasukkan ke dalam undang-undang lain atau diatur dalam undang-undang kota.
Dinobatkan sebagai negara paling aman, netral dan bahagia di dunia, Swiss benar-benar surganya para pelaku industri seks. Pekerja prostitusi dilindungi payung hukum, baik dari perdagangan manusia, pelecehan seksual dan legalnya pekerjaan mereka.
Dikutip dari berbagai sumber, pemerintah Swiss memiliki strategi jitu untuk para pekerja seks komersil. Pemerintah Swiss memiliki bilik-bilik yang disebut sex boxes.
Sex Boxes itu diperuntukkan untuk pekerja seks menawarkan jasanya khusus kepada pengendara mobil pribadi. Tidak semua kota Swiss memiliki Sex Boxes, diantaranya di Niederdorf dan Altstetten.
Fasilitas di Sex Boxes pun seperti sebuah rumah bordil, namun bentuknya seperti garasi atau halte-halte bus di pinggir jalan, tetapi di dekatnya, tersedia sarana untuk mandi, layanan cuci pakaian hingga kafe.
Tempat ini lebih mirip seperti garasi. Tamu yang datang tinggal memarkirkan mobilnya di tempat tersedia. Setelah itu memilih pekerja seks dan kemudia berhubungan seks di dalam mobil.
Berita Terkait
-
Menguak Tabir Kelam Bisnis Lendir di DKI Jakarta
-
Prostitusi Online Jaringan Internasional Dibongkar, Enam Pelaku Ditangkap
-
Jalankan Prostitusi Online Via Website dan Telegram, Polisi Ringkus Mucikari Prostitusi Online
-
Pasarkan PSK Lewat Website dan Telegram, Polisi Ringkus Seorang Mucikari Prostitusi Online
-
Bank Ternama Asal Swiss Mau PHK 9.000 Pekerja, Makin Mengkhawatirkan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?