Suara.com - Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui bahwa skuadnya membuat kesalahan sehingga kalah 0-2 dari Bayern Munich. Namun Wenger menegaskan bahwa mereka akan mencoba membalasnya di leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Pada laga di Emirates Stadium, Kamis (20/2/2014) dinihari WIB, Arsenal seharusnya bisa memimpin jika saja Mesut Ozil dapat memanfaatkannya peluangnya dari titik penalti. Namun harapan tersebut pupus setelah tendangan Ozil dapat digagalkan oleh kiper Manuel Neuer.
Bencana bagi Arsenal datang setelah Wojciech Szczesny dikartu merah karena dianggap telah melanggar Arjen Robben di menit ke-38. Meski David Alaba gagal mencetak gol dari titik penalti tapi kekuatan The Gunners mulai kendur dan kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik Bayern.
"Kami membuat beberapa kesalahan dan kegagalan penalti telah membunuh suporter penonton dan getaran positif. Kami harus bermain dengan sepuluh orang dan kehilangan pemain lain yang cedera membuat kami sulit untuk membuat pergantian guna membuat kami bangkit," ungkap Wenger.
Manajer asal Prancis ini juga tidak mau mendebatkan soal kartu merah kepada Wojciech Szczesny. "Kalau ada kontak, itu memang penalti. apakah itu kartu merah? Saya sudah sering mempertanyakan," tegasnya.
Namun yang pasti Arsenal akan mencoba membalasnya di leg kedua saat bertandang ke Allianz Arena pada 11 Maret nanti seperti yang mereka lakukan di musim lalu. "Kami akan pergi ke sana dan berusaha di leg kedua. Anda tak pernah tahu. Kami menang 2-0 di leg kedua tahun lalu dan kami akan melakukan hal yang sama lagi," tukas Wenger. (Sky Sport)
Berita Terkait
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Arsenal Konfirmasi William Saliba Absen Lama akibat Cedera Punggung
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI
-
Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia
-
PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak