Suara.com - Dua mantan manajer timnas Inggris, Graham Taylor dan Sven Goran Eriksson menepis pernyataan mantan punggawa The Three Lions, Sol Campbell. Sebelumnya, Campbell mengatakan bahwa ada pembedaan ras di tubuh timnas Inggris.
Tuduhan tersebut sontak menarik perhatian banyak orang, tidak terkecuali mantan pelatih dan pemain timnas Inggris. Salah satunya adalah Graham Taylor. Taylor yang merupakan mantan manajer The Three Lions menepis tuduhan tersebut.
"Sol benar-benar pandai membuat isu agar bukunya laris. Saya tidak setuju dengan perkataannya. Saya tidak pernah memilih kapten atas dasar warna kulit," tegas Taylor saat diwawancarai BBC.
Selain Taylor, mantan manajer Inggris lainnya, Sven Goran Eriksson juga menyangkal tuduhan yang dilontarkan mantan anak asuhnya tersebut. Kepada surat kabar Daily Telegraph, Eriksson mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.
Di masa Eriksson, Campbell pernah dipercaya mengenakan ban kapten saat Inggris menghadapi Amerika Serikat di tahun 2005.
Selain mantan manajer, John Barnes yang juga merupakan veteran timnas turut menyangkal tudingan Campbell. Barnes yang juga berkulit hitam, mengaku tidak pernah merasakan ataupun diperlakukan beda hanya karena warna kulit.
"Jika memang ada pembedaan, saya pikir Sol tidak akan pernah mengenakan ban kapten lebih dari 10 tahun. Karena kapten sebelumnya adalah kulit putih seperti Tony Adams dan Alan Shearer," terang Barnes.
Sol Campbell yang merupakan mantan pemain Arsenal dan Tottenham Hotspur, sebelumnya mengatakan bahwa telah terjadi kasus rasisme di tubuh The Three Lions kepada surat kabar Sunday Times. Campbell yang juga pernah mengenakan ban kapten tim Inggris, mengutarakan hal tersebut melalui Biografi yang dirilis berseri di surat kabar tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar