Suara.com - Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola mengakui betapa besarnya arti Lionel Messi di Barcelona. Bahkan Guardiola mengatakan bahwa selalu ada keributan besar di sekitar Camp Nou jika dia tidak memasukan Messi dalam line up skuadnya.
Guardiola menceritakan tekanan yang dirasakan saat masih melatih Barcelona, yang penuh dengan para pemain bintang, termasuk Messi.
"Dengan banyak pemain bintang dalam line up, seperti yang kami miliki sekarang di Bayern Munich atau tim saya sebelumnya Barcelona, Anda bisa menghadapi situasi dimana begitu banyak yang bisa merusak," kata Guardiola.
"Semua orang ingin bermain, tetapi Anda hanya dapat menempatkan 11 pemain tampil di lapangan pada satu waktu. Setiap kali saya meninggalkan Messi di bangku cadangan selalu ada keributan," ungkapnya.
"Ada saat-saat sedih di Barca. Salah satunya ketika kami kalah dari Chelsea di semifinal Liga Champions 2012. Kami lebih baik dari lawan kami, tapi kami kemasukan gol di leg kedua sebelum kami tahu kami sudah tersingkir," ujarnya.
"Itu adalah kekalahan terbesar bagi saya. Saya merasa saya sudah tidak bisa mengangkat tim saya lagi," tukas Pep.
Berita Terkait
-
Pemilu Presiden Barcelona Sengit! Kandidat Lain Usung Koalisi Bersama Lawan Joan Laporta
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Dibantai Barcelona 3-0, Atletico Madrid Tetap Melaju ke Partai Final Piala Raja
-
Bantai Atletico Madrid 3-0, Barcelona Tetap Gagal ke Final Copa del Rey
-
Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Pemilu Presiden Barcelona Sengit! Kandidat Lain Usung Koalisi Bersama Lawan Joan Laporta
-
3 Pemain Andalan Timnas Indonesia Era STY Kini Nelangsa, Tergeser dari Skuad dan Semua Cedera
-
Kebobolan Menit 90+4, Rizky Ridho Kecewa Persija Gagal Menang di JIS
-
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel
-
John Herdman Temukan Solusi Pengganti Thom Haye, Ada Andil Patrick Kluivert
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Statistik Gila Penggawa Timnas Indonesia di Italia, Jay Idzes dan Emil Audero Susah Digeser