Bola / Bola Dunia
Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:25 WIB
Lionel Messi (AFP)
Baca 10 detik
  • FIFA merilis lencana khusus World Cup Legacy bagi pemain dengan lima edisi penampilan atau lebih.

  • Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Guillermo Ochoa bersiap mencetak rekor penampilan keenam mereka tahun ini.

  • Turnamen edisi kali ini secara resmi dibuka lewat laga Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca.

Suara.com - Turnamen sepak bola paling bergengsi di planet bumi tahun ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan trofi juara Piala Dunia 2026. Lebih dari itu, ajang ini bertransformasi menjadi panggung resmi untuk mengabadikan loyalitas luar biasa para aktor lapangan hijau.

FIFA secara resmi meluncurkan atribut khusus bernama FIFA World Cup Legacy Patch. Langkah ini diambil sebagai simbol apresiasi tertinggi bagi para pesepak bola yang mampu menjaga konsistensi di level tertinggi selama puluhan tahun.

Atribut pembeda ini akan langsung melekat pada jersei para seniman lapangan yang telah mencatatkan penampilan dalam lima edisi atau lebih. Kebijakan ini sekaligus mempertegas bahwa dedikasi panjang di pentas dunia memiliki nilai yang sangat sakral.

Timnas Argentina menggelar sesi latihan terbuka untuk pertama kalinya sejak tiba di Kansas, Amerika Serikat. [Istimewa]

"FIFA World Cup Legacy Patch akan menjadi penghormatan bagi kontribusi ikonik para legenda terbesar turnamen, yakni pemain yang tampil di Piala Dunia untuk kelima kalinya atau bahkan kehormatan keenam kalinya. Termasuk di antaranya adalah Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Guillermo Ochoa yang berpotensi mencatat penampilan keenam mereka di ajang Piala Dunia," tulis laman resmi FIFA.

Tiga nama besar yang dipastikan mengenakan lencana prestisius ini adalah Lionel Messi (38 tahun), Cristiano Ronaldo (41 tahun), dan penjaga gawang Guillermo Ochoa (40 tahun). Ketiganya berada di ambang sejarah besar dengan bersiap melakoni edisi keenam mereka sejak memulai debut pada tahun 2006 di Jerman.

Selain trio penguasa sejarah tersebut, terdapat barisan jenderal lapangan tengah dan benteng pertahanan yang akan memakai lencana versi lima penampilan. Mereka adalah motor serangan Kroasia Luka Modric (40 tahun), bek sayap Jepang Yuto Nagatomo (39 tahun), serta kiper veteran Jerman Manuel Neuer (40 tahun).

Cristiano Ronaldo dikabarkan kabur ke Madrid imbas serangan rudal Iran di Arab Saudi. (Instagram/cristiano)

Jalur sejarah Modric yang kini berseragam AC Milan sebenarnya hampir menyamai rekor Messi cs sejak debut bersama di tahun 2006. Namun, impiannya sempat terjegal akibat kegagalan tim nasional Kroasia menembus putaran final pada edisi tahun 2010 silam.

Sementara itu, Nagatomo dan Neuer baru memulai lembaran sejarah mereka pada edisi Afrika Selatan 2010. Walau berbeda satu edisi, konsistensi mereka tetap menempatkan keduanya dalam jajaran elit penerima penghargaan ini.

Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut juga tidak melupakan para talenta muda yang baru pertama kali mencicipi atmosfer turnamen makro ini. Para pemain muda potensial yang menjalani debut akan mendapatkan tanda pengenal khusus di seragam bertanding mereka.

Baca Juga: Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini: Statistik Tarik Sektioui Ngeri-ngeri Sedap

"Pemain yang menjalani debut di Piala Dunia akan mengenakan patch Debut FIFA World Cup. Sementara itu, para pemain yang pernah meraih penghargaan individu seperti Golden Boot (Sepatu Emas), Golden Ball (Bola Emas), dan Golden Glove (Sarung Tangan Emas) akan mendapatkan pengakuan melalui gold honours patch atau patch penghargaan berwarna emas," tulis FIFA.

Sistem klasifikasi visual ini membuat talenta baru seperti Lamine Yamal dari Spanyol dipastikan mengenakan lencana debutan. Atribut serupa juga akan terpasang di pundak bintang muda Jerman Florian Wirtz serta penyerang tajam Norwegia Erling Haaland.

Langkah ini dinilai sebagai strategi segar dari FIFA untuk meningkatkan nilai komersial sekaligus estetika drama di lapangan. Penonton dapat dengan mudah mengidentifikasi status kepangkatan sejarah seorang pemain hanya dengan melihat jersei mereka.

Piala Dunia 2026 mencatatkan sejarah baru sebagai edisi pertama yang diselenggarakan secara gotong royong di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ekspansi jumlah peserta juga membuat atmosfer kompetisi menjadi semakin masif dan padat.

Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City. Laga perdana tersebut akan mempertemukan sang tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Grup A pada Jumat (12/6) pukul 02.00 WIB.

Load More