Suara.com - Pep Guadiola menyatakan bahwa masa depannya berada di tangan Bayern Munich, usai kekalahan mereka di tangan Real Madrid pada semifinal Liga Champions.
Belakangan, taktik dan pendekatan melatih Guardiola di Bayern memang sempat dikritik, terutama setelah mereka tersingkir di Liga Champions. Dua kekalahan harus dirasakan tim itu dari Madrid, dengan agregat menyolok 5-0.
Hanya saja, Guardiola telah memastikan tidak akan mengubah metode pelatihan dan taktik yang lazim dipakainya, kendati kini trofi Liga Champions harus lepas dari pandangan Bayern. Selain karena taktik itu sendiri sebelum ini telah membawa banyak prestasi baginya di Barcelona, Bayern pun musim ini sudah memastikan gelar juaranya di Bundesliga di bawah arahan Guardiola.
Berbicara dalam jumpa pers, Jumat (2/5/2014), Guardiola pun menegaskan pandangannya itu. "Klub sendiri yang harus memutuskan apakah pelatihnya ini adalah orang yang tepat. Saya tidak akan mengubah pandanganku tentang klub ini, juga soal orang yang bekerja sama denganku, hanya karena satu kekalahan," ujarnya.
"Saya sudah merasa sebagai bagian dari klub ini, dan akan melakukan yang terbaik dengan ide-ideku sampai hari terakhir (kontrak) nantinya," sambung sosok berusia 43 tahun yang memulai tugasnya tahun lalu menggantikan Jupp Heynckes tersebut.
"Jika kami tidak menang, maka tak akan membantu bagiku kalau Kalle (CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge) dan Matthias (Direktur Olahraga Matthias Sammer) merasa tidak yakin denganku," ungkapnya lagi.
"Jika kami kalah, maka itu adalah risikoku. Ini adalah klub besar, di mana Anda dituntut harus menang," lanjut Guardiola. "Jika itu (kemenangan) tidak terjadi, maka bisa saja klub memutuskan hal berbeda," tandasnya.
Bayern sendiri pada Sabtu (3/5) ini akan menjalani lanjutan pertandingan Bundesliga melawan Hamburg, tim yang terancam degradasi. Kemenangan tentunya sangat diharapkan akan bisa memperbaiki suasana kecewa dalam dua hari terakhir ini. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Dibidik Klub Premier League, Bayern Munich Optimis Bisa Perpanjang Kontrak Harry Kane
-
Real Madrid Banyak Protes Soal Wasit, Presiden Interim Barcelona Kasih Sindiran Menohok
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Bukan Titipan PSSI, Arya Sinulingga Ungkap Alasan Pemain Naturalisasi Banjiri Super League
-
Jangan Kelamaan AC Milan, Christian Pulisic sedang Diintai Duo Raksasa Inggris
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jika Libas Semua Lawan
-
Enggan Aktifkan Opsi Pembelian, Marseille Pulangkan Benjamin Pavard ke Inter Milan
-
Indonesia Serius Kejar Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028, FFI Menghadap Kemenpora
-
Maaf AC Milan, Manchester United Ingin Perpanjang Kontrak Harry Maguire
-
Pemain Timnas Indonesia Bantu Timnya Tampil Gahar di AFC Champions League Elite 2025/2026
-
MENGEJUTKAN! Klub Orang Indonesia di Eropa Tembus Semifinal Coppa Italia
-
5 Klub Super League yang Masih Andalkan Penjaga Gawang Lokal
-
Krisis Pemain Bintang, John Herdman Bisa Orbitkan 6 Debutan di FIFA Series 2026