Bola / Liga Spanyol
Selasa, 10 Februari 2026 | 21:15 WIB
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kalah dari Celta Vigo, Real Madrid Terancam Sanksi Berat [Instagram]
Baca 10 detik
  • Rafa Yuste, Presiden Sementara Barcelona, menyindir pemain Real Madrid terkait isu kepemimpinan wasit LaLiga pada Senin (9/2/2026).
  • Yuste mengonfirmasi bahwa Barcelona telah resmi meninggalkan proyek kontroversial European Superliga demi kepentingan klub.
  • Ia menekankan bahwa fokus tim saat ini adalah semifinal Copa del Rey, bukan membandingkan diri dengan Real Madrid.

Suara.com - Presiden Sementara Barcelona, Rafa Yuste, melontarkan sindiran tajam kepada pemain Real Madrid terkait isu kepemimpinan wasit di LaLiga.

Pernyataan itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program El Larguero di Cadena SER, Senin (9/2/2026) malam waktu setempat.

Yuste, yang akan menjabat hingga 1 Juli 2026, mengaku bangga sekaligus menyadari tanggung jawab besar memimpin klub sebesar Barcelona.

Dalam wawancara tersebut, ia membahas berbagai isu, mulai dari performa tim, hubungan dengan Real Madrid, hingga keputusan klub keluar dari proyek Superliga.

Menanggapi pernyataan Presiden Barcelona Joan Laporta terkait dugaan keputusan wasit yang kerap menguntungkan Real Madrid, Yuste memilih menyampaikan komentar singkat bernada satir.

Starting line-up Real Madrid ketika menghadapi Benfica di Liga Champions 2025/2026. (Instagram/@realmadrid)

"Mereka (pemain Real Madrid) suka yang basah-basah," ucap Yaste.

Meski demikian, ia menegaskan Barcelona tidak boleh larut dalam polemik dan harus fokus pada perjalanan sendiri.

“Tim ini adalah kebanggaan bagi para pendukung,” katanya.

Saat ditanya mengenai jarak poin Barcelona dengan Real Madrid di klasemen LaLiga, Yuste enggan membandingkan secara langsung.

Baca Juga: Sidoel yang Bukan Anak Betawi Kini Main di Bekas Klub Legenda Real Madrid, Dilatih Eks AC Milan

Ia lebih memilih menyoroti kerja pelatih Hansi Flick beserta stafnya.

“Saya hanya memikirkan tim kami. Flick dan staf bekerja dengan sangat baik. Pada akhirnya, ketekunan dan kerja keras akan membuahkan hasil,” ujarnya.

Yaste juga angkat bicara perihal isu Superliga Eropa. Ia memastikan Barcelona telah resmi meninggalkan proyek tersebut.

“Petualangan Superliga sudah berakhir secara resmi. Itu adalah keputusan Joan Laporta dan dewan direksi, demi kepentingan klub untuk menempuh jalan yang berbeda,” tegasnya.

Sebagai presiden interim, Yuste berpeluang memimpin Barcelona jika klub meraih gelar hingga akhir musim. Namun, ia mengajak semua pihak tetap realistis.

“Kita harus melangkah tahap demi tahap. Fokus pertama adalah semifinal Copa,” ucapnya.

Kontributor: M.Faqih

Load More