Suara.com - Juara Liga Serbia, Red Star Belgrad, musim depan tidak akan tampil di ajang Liga Champions Eropa. Red Star dicoret dari daftar peserta Liga Champions 2014/2015, karena terbukti melanggar perijinan dan regulasi finansial UEFA.
Hari Jum'at (6/6/2014), Badan Pengawas Keuangan Klub UEFA (CFCB) menyatakan bahwa Red Star melanggar sejumlah ketentuan yang berlaku terkait pembayaran gaji pemain dan pekerja yang terlambat.
"Dengan demikian, Crvena Zvezda (Red Star Belgrade) dicoret dari daftar peserta Liga Champions 2014/2015," tulis pernyataan yang diumumkan UEFA.
"Klub memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)," jelas pengumuman tersebut.
Sementara itu, dua klub Turki juga batal berlaga di Liga Europa musim depan. Eskisehirspor dan Sivasspor dinilai telah melakukan pelanggaran dengan mengatur hasil pertandingan pertandingan di level nasional dan internasional. Seperti halnya Red Star, kedua klub juga memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding.
Sebelumnya bulan lalu UEFA juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub, termasuk Manchester City dan PSG, karena terbukti melanggar peraturan yang ditetapkan CFCB.
Jawara Inggris dan Prancis musim lalu tersebut mendapat sanksi berupa pengurangan jatah pemain di Liga Champions musim depan.(Soccerway)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil