Suara.com - Partai final Piala Dunia selalu menyajikan laga panas antara dua tim finalis yang berlaga. Alhasil, hujan kartu pun kerap mewarnai partai puncak pesta sepak bola empat tahunan tersebut.
Berdasarkan catatan di lima partai final Piala Dunia terakhir, final Piala Dunia 2010 menjadi partai dengan hujan kartu paling deras. Dalam laga antara Spanyol vs Belanda yang digelar di FNB Stadium Johannesburg, wasit Howard Webb yang memimpin pertandingan mengeluarkan 14 kartu kuning dan satu kartu merah.
Di pertandingan itu, sembilan kartu kuning di berikan Webb pada tim Oranye. Tim Oranye juga mendapat satu kartu merah setelah Heitinga diganjar kartu kuning kedua di babak perpanjangan waktu. Sementara lima kartu kuning menjadi milik La Furia Roja.
Di laga tersebut, Spanyol akhirnya berhasil meraih gelar Piala Dunia pertamanya lewat gol tunggal Andres Iniesta di menit 116.
Sedangkan final Piala Dunia 2002, menjadi partai final dengan kartu paling sedikit. Di partai final yang mempertemukan Brasil dan Jerman, kedua tim masing-masing hanya diganjar satu kartu kuning.
Di laga tersebut, Brasil keluar sebagai juara usai mengalahkan Jerman 2-0. Ronaldo menjadi pahlawan Brasil di laga final lewat dua golnya ke gawang Der Panzer.
Berikut daftar jumlah kartu yang di keluarkan wasit di lima final Piala Dunia terakhir.
Tahun Tim
2010 Belanda (kuning 9, merah 1) vs Spanyol (kuning 5)
2006 Italia (kuning 1) vs Prancis (kuning 3, merah 1)
2002 Jerman (kuning 1) vs Brasil (kuning 1)
1998 Brasil (kuning 1) vs Prancis (kuning 4, merah 1)
1994 Brasil (kuning 2) vs Italia (kuning 2)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA
-
Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara
-
Maarten Paes Clean Sheet Lagi, Bawa Ajax Menang dan Dekati Zona Tiga Besar
-
Atletico Madrid Akhiri 4 Kekalahan Beruntun, Tumbangkan Athletic Club 3-2
-
Libas Klub Jepang, Al Ahli Kembali Juarai Liga Champions Asia
-
Mental Baja! Arsenal Kembali ke Puncak Klasemen usai Kalahkan Newcastle United
-
Lolos ke Final Piala FA, Manchester City Tunggu Pemenangan antara Chelsea vs Leeds United
-
Kalahkan Getafe, Barcelona Kini Unggul 11 Poin dari Real Madrid
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona