Suara.com - Pelatih Kroasia, Niko Kovac, mengatakan timnya sama sekali tidak gentar dan khawatir menghadapi Neymar, bintang Brasil yang akan ditantang tim besutan Kovac di laga perdana Piala Dunia 2014, Jumat dini hari nanti (13/6/2014).
"Saya sudah mempelajari mereka selama enam bulan...agar kami bisa mengatasi Neymar. Dia adalah satu dari tiga pemain terbaik di dunia, tetapi kami tahu siapa yang akan kami hadapi," jelas Kovac dalam jumpa pers di Corithians Arena, Rabu (11/6/2014).
Akan tetapi Kroasia akan melawan tuan rumah Brasil tanpa striker Mario Mandzukic, yang musim lalu membawa Bayern Munich menjuarai Bundesliga. Striker jangkung itu dihukum tidak boleh bermain di satu pertandingan karena menerima kartu merah di laga playoff melawan Islandia.
"Kami akan mencoba menguasai bola selama mungkin, sambil menciptakan beberapa peluang. Kami tidak akan memarkir bus besok," kata Kovac, menggunakan kiasan "parkir bus" untuk menegaskan timnya tidak akan bermain bertahan.
"Kami akan menyerang," tegas Kovac lagi.
Kroasia pernah mengejutkan dunia saat berhasil lolos ke semi final Piala Dunia 1998, piala dunia pertama mereka sebagai negara merdeka.
Sementara itu gelandang Kroasia, Darijo Srna, yang ditugasi untuk mengawal Neymar dini hari besok mengatakan akan menggunakan segala cara untuk menjaga striker yang bermain untuk klub Barcelona itu.
"Jika saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi, saya akan mengunci dia di dalam kamar hotelnya," ucapnya bercanda. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan
-
Kerap Jadi Sorotan, Ini Tugas dan Fungsi Jampidsus Serta 7 Jaksa Agung Muda di Kejagung
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Adhyaksa FC Mulai Latihan Jelang Super League, Siap Ganti Nama dengan Identitas Kalimantan Tengah