Suara.com - Federasi Sepak Bola Kamerun, FECAFOOT, menyelidiki dugaan terjadinya pengaturan hasil pertandingan di Piala Dunia 2014. Penyelidikan tesebut dilakukan FECAFOOT terkait hasil 4-0 yang diraih Kamerun saat menghadapi Kroasia.
Dugaan kuat adanya pengaturan skor di laga tersebut mencuat setelah surat kabar Der Spiegel memberitakan tentang seorang pengatur hasil pertandingan asal Singapura, Wilson Raj Perumal, yang dengan tepat memprediksi hasil pertandingan.
Perumal yang ditahan Polisi Finlandia pada bulan April lalu bahkan menyebut tujuh anggota skuat Kamerun terlibat dalam pengaturan skor tersebut.
"Dugaan adanya kecurangan pada tiga pertandingan Kamerun di Piala Dunia 2014, khususnya pada laga Kamerun vs Kroasia, serta adanya 7 pemain (Kamerun) yang terlibat tidak mencerminkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang dijunjung oleh otoritas kami," tulis FECAFOOT dalam pernyataan resminya.
"Kami ingin menginformasikan kepada publik, meski FIFA belum menghubungi terkait masalah ini, kami telah menginstruksikan komisi disiplin untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kami sangat berkomitmen untuk mengungkap masalah ini," tegas Presiden FECAFOOT Joseph Owana. (Football Espana)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil