Suara.com - Belanda harus mengakui disiplinnya barisan belakang Kosta Rika. Mendapat begitu banyak peluang, Oranye harus puas bermain imbang tanpa gol di babak pertama.
Permainan tempo cepat ditampilkan kedua tim sejak peluit kick-off dibunyikan. Kedua tim saling bertukar serangan di 15 menit pertama, namun upaya keduanya masih membentur barisan belakang masing-masing kubu.
Di menit 21, Belanda memperoleh peluang terbaik pertamanya. Kerjasama cantik barisan depan Oranye nyaris membuahkan hasil ketika bola disambut van Persie dari sisi kanan gawang Kosta Rika. Sayang sepakan keras punggawa Mancester United berhasil dibendung Navas.
Ancaman belum berhenti sampai di situ, memanfaatkan bola liar, Sneijder melepas tendangan keras ke arah gawang. Lagi-lagi bola berhasil diamankan Navas.
Memasuki menit 28, gawang Kosta Rika kembali terancam. Lolos dari kawalan, Memphis Depay yang menusuk dari sayap kiri melepaskan tendangan keras yang kembali berhasil dibendung Navas.
Di menit 33, kemelut terjadi di depan gawang Belanda yang berawal dari eksekusi tendangan bebas Bolanos. Beruntung bagi tim Oranye, bola yang bergulir di depan gawang berhasil dibuang jauh oleh van Persie.
Enam menit berselang, upaya Oranye kembali gagal di tangan Navas. Kali ini, Sneijder frustasi setelah tendangan bebasnya gagal menggetarkan gawang Kosta Rika.
Di sisa waktu pertandingan, Belanda terus menekan. Namun hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Belanda: Cillessen, Vlaar, De Vrij, Martins Indi, Blind, Van Persie, Sneijder, Robben, Kuyt, Wijnaldum, Memphis.
Cadangan: Vorm, Krul, Janmaat, De Guzman, Verhaegh, Veltman, Kongolo, Clasie, Lens, Huntelaar, De Jong, Fer.
Kosta Rika: Navas, Acosta, Gonzalez, Umana, Borges, Bolanos, Campbell, Ruiz, Diaz, Gamboa, Tejeda.
Cadangan: Pemberton, Cambronero, Myrie, Barrantes, Francis, Granados, Brenes, Calvo, Urena, Cubero, Duarte, Miller.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan