Suara.com - Ratusan ribu manusia tumpah ruah di jalan kota Berlin. Dengan melambaikan bendera Jerman dan juga memakai jersey timnas mereka menyambut pahlawan mereka yaitu Phillip Lahm dan kawan kawan yang sukses merebut gelar Piala Dunia 2014.
Sejak tiba di bandara Tegel, Berlin, Selasa (15/7/2014) sore WIB, skuat besutan Joachim Loew ini sudah mendapatkan sambutan yang hangat. Lahm turun lebih dulu dengan membawa trofi Piala Dunia lebih dul disusul rekannya, Bastian Schweinsteiger.
Mereka pun menaiki bus berwarna hitam dengan atap terbuka bertuliskan tahun dimana Jerman menjadi juara dunia. Timnas Jerman melanjutkan perjalanan menuju Berlin di "fan mile" dan sepanjang jalan fans berjajar menyambut mereka hingga Gerbang Brandenburg.
Fans Jerman ini memang sudah menunggu Lahm dan kawan-kawan di Berlin tempat perayaan keberhasilan Jerman ini. Bahkan saat pesawat yang tim Jerman tumpangi melintas mereka sudah bersorak dan mereka menghitung mundur dari 10 sampai touchdown pada aspal.
Para pemain Jerman memang sudah tidak sabar pulang dan merayakan keberhasilan mereka bersama fans di Berlin. "Brasil, Saya tidak akan melupakanmu. Kami sudah tidak sabar berjumpa dengan fans kami di Berlin," kicau striker Lukas Podolski lewat twitternya.
Jerman meraih trofi Piala Dunia keempatnya setelah di Maracana Stadium mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Mario Goetze di menit ke-113. Ini juga menandai kemenangan Jerman bersatu, setelah sebelumnya Jerman Barat meraih trofi 1954, 1974 dan 1990.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United