Suara.com - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Jum'at (8/8/2014), menggelar sidang banding perdana atas kasus yang melibatkan pemain tim nasional Uruguay, Luis Suarez. Suarez mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan FIFA kepadanya terkait aksi gigit yang terjadi di pertandingan Piala Dunia.
Dengan diantar sebuah taksi, Suarez tiba di markas CAS di Lausanne, Swiss. Di kepung awak media saat hendak memasuki gedung, Suarez menolak berkomentar kepada media.
Sidang banding perdana itu sendiri berlangsung tertutup. Pejabat CAS mengatakan, pengadilan akan mempelajari kasus tersebut terlebih dulu sebelum mengambil keputusan.
"Keputusan final akan diambil dalam beberapa hari mendatang," bunyi sebuah pernyataan yang dikeluarkan CAS.
Suarez sebelumnya telah mengajukan banding ke Komite Disiplin FIFA. Namun Suarez kalah dalam banding tersebut.
Gagal di Komite Disiplin FIFA, Suarez pun kini membawa kasusnya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atas hukuman FIFA yang dinilai terlalu berat.
Salah satu hukuman yang dijatuhkan FIFA membuat pemain yang baru saja bergabung dengan Barcelona tidak bisa memperkuat klub barunya hingga akhir Oktober mendatang.
Aksi gigit Suarez di ajang Piala Dunia beberapa waktu lalu itu terjadi di menit 79 saat Uruguay berhadapan dengan Italia dalam laga penentuan yang berlangsung Selasa (24/6/2014). Akibat ulahnya tersebut Suarez dijatuhi hukuman sembilan kali larangan tampil di pertandingan internasional bersama La Celeste dan hukuman empat bulan tidak boleh terlibat dalam kegiatan yang berbau sepak bola. Selain hukuman larangan bermain, pemain 27 tahun juga dijatuhi denda lebih dari Rp1,3 miliar.
Aksi gigit pemain lawan yang dilakukan Suarez dalam pertandingan bukanlah hal baru. Pemain 27 tahun sebelumnya telah dua kali mendapat hukuman larangan bermain karena melakukan hal serupa. Sebelum Chiellini, mantan punggawa PSV Otman Bakkal dan pemain Chelsea Branislav Ivanovic pernah merasakan perihnya gigitan pemain 27 tahun itu. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Tanggal Kembar 8.8, Saatnya Lengkapi Kebutuhan Skincare hingga Vitamin dengan Lebih Hemat
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban