Suara.com - Rabu (13/8/2014) malam WIB, Bayern Munich dan Borrusia Dortmund siap "saling tikam" di ajang Piala Super Jerman. Laga yang akan dihelat di Signal Iduna Park, merupakan pertemuan ketiga antara dua raksasa Bundesliga dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut.
Sama-sama mencatat lima gelar Piala Super Jerman, menjadikan pertandingan di Signal Iduna Park semakin menarik. Pasalnya, selain untuk menjaga persaingan, kedua tim akan tampil semaksimal mungkin untuk menjaga superioritas sebagai tim papan atas Bundesliga.
Berbeda dengan dua pertemuan sebelumnya di ajang Piala Super, Dortmund tidak lagi diperkuat Robert Lewandowski yang kini telah berseragam merah biru. Terlebih lagi, mental para pemain Dortmund saat ini tidak dalam kondisi baik usai dibantai Liverpool dengan empat gol tanpa balas dalam laga uji coba.
Kondisi Dortmund diperburuk dengan belum bisa dipastikannya peran lima pemain kunci. Ilkay Gundogan, Jakub Blaszczy, Nuri Sahin, Marco Reus dan Mats Hummels belum bisa dipastikan bermain karena berbagai hal.
Di tengah kondisi demikian, Jurgen Klopp harus memikirkan formasi dan strategi yang pas untuk mempertahankan gelar Piala Super Jerman. Dengan materi pemain yang tersedia, formasi 4-2-3-1 kemungkinan besar akan diterapkan Klopp.
Di lini depan, striker anyar Ciro Immobile tampaknya bakal menjadi target man. Didukung Aubameyang, Mkhitaryan dan Jojic, Immobile diharap mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya dalam membangun serangan.
Di lini belakang, Subotic dan Ginter bakal ditugaskan untuk mengunci pergerakan Lewandowski. Sementara Piszczek dan Schmelzer yang menempati posisi sayap di lini belakang, diharapkan bisa mendukung serangan bersama Kirch dan Bender yang akan berperan sebagai penghubung lini belakang dan depan.
Tidak jauh berbeda dengan kondisi Dortmund, mental pemain Bayern saat ini juga bisa dikatakan tidak dalam kondisi terbaik setelah tumbang di laga uji coba kontra MLS All-Stars. Apalagi sejumlah pemain kunci tidak dalam kondisi fit, termasuk Bastian Schweisteiger yang mendapat tekel keras di laga uji coba.
Tiga pemain telah dipastikan tidak bisa diturunkan di laga tersebut. Akibat bekapan cedera, Rafinha, Thiago Alcantara dan Franck Ribery masih harus menepi. Sementara Arjen Robben juga masih diragukan tampil terkait masalah kebugaran usai membela Belanda di Piala Dunia Juni-Juli lalu.
Menghadapi rival terkuatnya tersebut, formasi 4-3-3 tampaknya akan digunakan pelatih Josep Guardiola. Mengandalkan kekuatan dan dukungan dari lini tengah, Shaqiri, Lewandowski dan Pizzaro yang mengisi lini depan diharapkan bisa menjaringkan bola ke gawang Widenfeller.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam