Suara.com - Chelsea telah memainkan dua laga di Liga Premier Inggris. Di dua laga tersebut, Manajer Jose Mourinho mempercayakan posisi striker kepada Diego Costa. Kepercayaan Mourinho dibayar Costa dengan mencetak dua gol ke gawang Burnley dan Leicester City.
Seiring dengan debut gemilang Costa bersama Chelsea, masa depan Fernando Torres di Stamford Bridge kembali dispekulasikan. Torres belum sekali pun diturunkan Mourinho di dua laga Chelsea, baik saat bertandang ke markas Burnley maupun saat menjamu Leicester.
Di laga Chelsea kontra Burnley, Mourinho lebih memilih Didier Drogba sebagai pengganti Costa di babak kedua. Bahkan di laga The Blues melawan Leicester, Torres tidak masuk daftar tim utama maupun cadangan Chelsea.
Meski spekulasi kepindahan Torres berhembus kencang, Mourinho bersikeras mantan striker Liverpool masih memiliki masa depan di Stamford Bridge. Menurut Manajer asal Portugal, keberadaan Torres dibutuhkan terkait formasi dan strategi yang akan diterapkannya.
"Saya ingin tiga striker di dalam tim. Kadang-kadang saya ingin bermain dengan dua (striker) dan satu di bangku cadangan. Di kesempatan lain, seseorang akan cedera dan menepi," jelasnya.
Mourinho mengatakan, skuat Chelsea dibangun atas dasar keseimbangan. Dia yakin Torres akan bersikap profesional dan menerima keputusan yang dibuatnya.
"Skuat kami dibentuk dengan perhitungan dan keseimbangan. Saya percaya dia (Torres) akan tinggal, saya mengingkan dirinya. Dia akan bermain, dia akan mencetak gol, dia akan sangat berguna bagi kami. Dia fantastis, profesional, jadi tidak ada masalah," katanya.
Mourinho menambahkan, pemain cadangan dibutuhkan untuk menciptakan keseimbangan skuat. Agar keseimbangan tetap terjaga, dirinya harus memiliki pemain cadangan di semua lini.
"Pada bulan September, Oktober, November kami akan memiliki tiga pertandingan dalam sepekan. Pada saat itu, semua menjadi jauh lebih mudah karena semua (pemain) akan bermain. Jadi tidak ada cerita dengan Nando (Torres) atau siapa pun (tidak bermain)," jelasnya.
Masa depan Torres telah beberapa kali dispekulasikan seiring penampilannya yang belum maksimal bersama Chelsea. Di awal musim 2014-2015, El Nino dispekulasikan akan kembali ke Atletico Madrid, klub yang membesarkan namanya. Namun hingga bergulirnya pekan kedua Liga Inggris, spekulasi itu tidak terbukti. Kini Torres dihubung-hubungkan dengan klub raksasa Italia AC Milan. (Soccernet)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati