Suara.com - Persebaya Surabaya memastikan "menjuarai" wilayah timur kompetisi Indonesia Super League (ISL) , menyusul kemenangan 4-2 atas tuan rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kalimantan Timur, Selasa (2/9/2014).
Tambahan tiga angka memantapkan posisi "Bajul Ijo" di puncak klasemen sementara wilayah timur dengan nilai 42 dan tidak akan tergusur pesaing terdekatnya Persipura Jayapura yang tertinggal enam angka.
Meskipun Persipura bisa meraih kemenangan pada dua laga terakhir dan Persebaya kalah dari Putra Samarinda di laga berikutnya, posisi Persebaya tetap aman karena memiliki catatan gol lebih baik.
Dari 19 laga yang telah dimainkan, Greg Nwokolo dan kawan-kawan meraih 14 kemenangan, tiga kali seri dan dua kali kalah. Persebaya seharusnya mengumpulkan nilai 45, tetapi mereka terkena sanksi pemotongan tiga poin akibat sanksi dari FIFA yang dieksekusi Komdis PSSI.
"Kami tidak menyangka bisa finis di posisi puncak, mengingat start kami di awal musim yang kurang bagus dan kondisi tim jarang komplit karena cedera sejumlah pemain, ditambah sanksi pengurangan poin," kata pelatih Persebaya Rahmad Darmawan usai laga timnya melawan Mitra Kukar.
Pada laga menghadapi tuan rumah Mitra Kukar, gelandang asal Liberia Issac Pupo menyumbang dua gol, sementara Greg Nwokolo dan Emmanuel "Pacho" Kenmogne masing-masing mencetak satu gol. Sedangkan dua gol balasan tuan rumah diborong Herman Dzumafo.
Melalui tambahan gol tersebut, Pacho semakin memantapkan dirinya sebagai pemain tersubur dalam urusan mencetak gol pada kompetisi ISL musim ini dengan koleksi 22 gol, disusul Greg Nwokolo dengan 14 gol.
Secara keseluruhan, sekitar 80 persen dari total 47 gol yang sudah dicetak Persebaya hingga saat ini merupakan kontribusi dari duet penyerang Pacho dan Greg Nwokolo.
Sementara itu, kendati kalah, posisi Mitra Kukar di peringkat ketiga klasemen wilayah timur tidak berubah dengan nilai 34, dan bersama Persebaya serta Persipura sudah memastikan lolos babak delapan besar.
Rahmad Darmawan mengatakan timnya tetap fokus mengejar kemenangan pada laga terakhir melawan Putra Samarinda, Jumat (5/9), meskipun sudah memastikan memuncaki klasemen.
"Yang jelas, kami selalu menargetkan kemenangan di setiap pertandingan. Mudah-mudahan penampilan anak-anak pada babak delapan besar bisa semakin solid, karena tim yang lolos semuanya bagus-bagus," tambahnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dicoret John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban? Pundit Sebut Portugal Lebih Berbahaya Tanpa CR7
-
Kisah Langka di Piala Dunia 2026! Dua Saudara Kandung Jadi Andalan Prancis Kejar Gelar Juara
-
Skuad Resmi Meksiko untuk Piala Dunia 2026, Guillermo Ochoa Cetak Rekor Bersejarah
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Haramkan Cara Cerdik Arsenal Cetak Gol
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
-
Timnas Inggris Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Kantongi Formula Redam Cuaca Ekstrem
-
Liverpool Bidik Andoni Iraola Demi Mengembalikan Karakter Permainan Agresif di Anfield
-
Misteri Pemanggilan Vickery dan Baker ke TC Timnas Indonesia: Strategi Cerdik John Herdman?