Suara.com - Usai kegagalan di Piala Dunia 2014, pembenahan di tubuh tim nasional terus dilakukan pelatih baru Brasil Carlos Dunga. Selain melakukan bongkar pasang pemain, Dunga juga telah memilih kapten baru sebagai bagian dari perubahan yang dilakukannya terhadap tim Samba.
Baru melakoni satu pertandingan, perubahan yang diusung Dunga terkesan lambat. Faktanya, menghadapi Kolombia di laga persahabatan pekan lalu, Brasil belum menunjukkan kelasnya sebagai peraih trofi terbanyak Piala Dunia.
Terkait penampilan Brasil yang belum optimal, kapten baru tim Samba Neymar angkat bicara. Menurutnya, para punggawa timnas masih membutuhkan waktu untuk bisa tampil optimal.
"Sulit untuk mengubah semuanya. Kami hanya memiliki waktu satu pekan untuk berlatih dan baru bermain bersama di satu pertandingan," tukas pemain yang mencetak satu-satunya gol ke gawang Kolombia di laga persahabatan.
"Kami masih mencoba beradaptasi dengan pelatih baru. Kami melakukan apa yang dia minta dan terus berupaya meningkatkan permainan kami," tambahnya.
Sebagai tuan rumah, Brasil yang saat itu bertekad merengkuh trofi Piala Dunia di negeri sendiri justru tampil mengecewakan. Di babak semifinal, Brasil dipermalukan Jerman dengan skor telak 7-1, dan dilumat Belanda 3-0 saat memperebutkan tempat ketiga. (Soccerway)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta
-
Wakil Presiden Inter Milan Pesimistis Bisa Rekrut Nico Paz
-
Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
-
Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest
-
PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026