Suara.com - Usai Piala Dunia 2014, perubahan dilakukan sejumlah tim untuk kembali bersaing dalam pertarungan menuju Rusia 2018. Selain pergantian pelatih, bongkar pasang pemain, termasuk menunjuk kapten baru, dilakukan menyusul pensiunnya sejumlah pemain.
Inggris, Jerman, dan Brasil adalah tiga tim yang melakukan pergantian kapten. Sebagai kapten tim yang selalu diunggulkan di turnamen besar, beban berat tentu harus dipikul dalam beberapa tahun ke depan.
Apalagi mereka harus bersaing dengan sejumlah pemain bintang yang telah menunjukkan keberhasilannya menjadi pemimpin di lapangan, seperti Lionel Messi dan Hugo Lloris. Messi berhasil memimpin rekan-rekannya tampil di partai puncak, sementara Lloris sukses menandai kebangkitan tim Ayam Jantan.
1. Wayne Rooney (Inggris)
Di kubu Inggris, pelatih Roy Hodgson menunjuk Wayne Rooney sebagai kapten baru The Three Lions menggantikan Steven Gerrard yang memutuskan pensiun usai Piala Dunia Brasil. Sebagai jenderal lapangan timnas, striker Manchester United itu telah melakoni debutnya saat menjamu Norwegia di laga persahabatan.
Dalam laga tersebut, Rooney berhasil menjadi pahlawan kemenangan The Three Lions di Wembley. Namun, sebagai kapten, Rooney belum menunjukkan kemampuannya yang terbaik karena Inggris dinilai tampil sedikit ceroboh dalam laga itu.
2. Bastian Schweinsteiger (Jerman)
Sebelum menghadapi Argentina di laga persahabatan, pelatih Jerman Joachim Loew telah menetapkan kapten baru Der Panzer. Bastian Schweinsteiger dipilih Loew untuk menggantikan Philipp Lahm yang memutuskan gantung sepatu di timnas usai mengantar Der Panzer meraih gelar Piala Dunia di Brasil.
Namun, kiprah Schweinsteiger sebagai kapten belum dimulai. Akibat cedera, gelandang Bayern Munich tidak turun membela Jerman saat dikalahkan Argentina 4-2.
3. Neymar (Brasil)
Peralihan ban kapten juga terjadi di tim Brasil. Dalam upayanya melakukan perubahan di tubuh timnas, pelatih baru Brasil Carlos Dunga menunjuk striker muda Barcelona, Neymar, sebagai kapten baru tim Samba.
Meski baru berusia 22 tahun, kualitas Neymar sebagai seorang pemain menjadi dasar keputusan yang diambil Dunga. Neymar menjadi kapten baru tim Samba menggantikan bek PSG Thiago Silva.
4. Lionel Messi (Argentina)
Meski telah terjadi pergantian pelatih di tubuh tim nasional Argentina, jabatan kapten tetap dipegang oleh bintang Barcelona Lionel Messi. Ditunjuk menggantikan Alejandro Sabella, pelatih baru Albiceleste Gerardo Martino tetap mempercayakan jabatan tersebut kepada La Pulga yang tidak lain merupakan eks pemain Martino saat masih membesut Barcelona musim lalu.
Sebagai kapten tim Tango, Messi menunjukkan kemampuannya sebagai jenderal lapangan dengan membawa rekan-rekannya tampil di babak final Piala Dunia 2014. Peran Messi sebagai pemimpin tidak terbantahkan dalam setiap pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG