Suara.com - Pemain legenda Belanda Johan Cruyff mengkalim mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiolla jauh lebih baik dari Jose Mourinho. Dia bilang, pelatih Bayern Munchen itu merupakan kunci di balik sukses timnas Spanyol dan Jerman di Piala Dunia 2014 lalu.
Guardiola dan Mou-begitu Mourinho biasa disapa, memiliki periode rivalitas panjang di La Liga. Keberadaan dua pelatih jenius ini membuat laga El Clasico makin runcing. Sepanjang karirnya di Spanyol, Guardiola dan Mou pernah menyumbang dua trofi Liga Champions serta sejumlah gelar bergengsi lainnya. Namun, menurut Cruyff, Guardiola memiliki skill dan strategi lebih unggul ketimbang Mou.
"Jelas (Guardiola lebih baik dari Mou)," kata Cruyff saat wawancara dengan media Jerman.
"Dia (Guardiola) membuat permainan sepakbola lebih baik. Dia berhasil membawa klub yang dilatihnya ke level yang lebih tinggi," lanjut Cruyff.
Cruyff menambahkan, gaya kepelatihan Guardiola juga sangat bertolak belakang dengan Mou yang menurutnya terkesan pamer.
"Sangat berbeda dengan Mourinho. Dia (Guardiola) pernah bermain di hadapan 100.000 fans dan jadi pusat perhatian di lapangan. Sementara Mourinho hanya bisa berbicara soal klub, kualitas dan mental pemainnya," sindir Cruyff.
Seperti diketahui, Cruyff pernah membesut Guardiolla saat dia masih bermain di kasta ketiga klub Barcelona. Di bawah asuhannya, Cruyff sukses menyulap Guardiola menjadi gelandang paling menakutkan di Spanyol.
"Pengalamannya bermain di Barcelona banyak memberikan masukan berharga. Bagi saya, dia merupakan salah satu pelatih terbaik dunia saat ini," ungkapnya. (espn)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini