Suara.com - Usai membantai Levante, tengah pekan ini Barcelona akan menyambangi Malaga ke Estadio La Rosaleda. Demi menjaga kesempurnaan, tiga poin dipastikan menjadi target pelatih Luis Enrique.
Menghadapi Malaga, Barcelona tentu unggul diatas kertas. Selain dihuni pemain-pemain berkualitas, Los Cules juga mengantongi catatan positif atas Los Boquerones.
Dalam kurun waktu dua tahun, kedua tim telah berhadapan sebanyak lima kali. Dan dari kelima pertandingan tersebut, Malaga belum sekalipun mengalahkan Blaugrana. Terakhir kali kedua tim bertemu, Malaga dipaksa menyerah dengan tiga gol tanpa balas dalam laga yang dihelat di Camp Nou pada akhir Januari 2014.
Bertandang ke Rosaleda, hanya dua pemain yang perannya belum bisa dipastikan Enrique. Neymar dan Ivan Rakitic belum bisa dipastikan perannya akibat cedera.
Tetap mengusung formasi 4-3-3, Enrique memiliki dua pilihan untuk menggantikan posisi Neymar di lini depan, Sandro Ramirez atau Munir El Haddadi. Salah satu pemain muda Barca tersebut akan menemani Lionel Messi dan Pedro Rodriguez.
Hilangnya Rakitic di lini tengah, tentu tidak menjadi masalah bagi besar Enrique. Meski Rakitic menunjukkan performa cemerlang sejak musim bergulir, Enrique masih memiliki gelandang sarat pengalaman seperti Xavi Hernandez untuk menemani Andres Iniesta di lini tengah.
Untuk mengawal daerah pertahanan menuju gawang Claudio Bravo, Javier Mascherano tampaknya masih akan mendapat kepercayaan penuh dari Enrique untuk memimpin lini pertahanan. Tiga nama yang menemani Mascherano saat menumbangkan Levante; Jordi Alba, Dani Alves, dan Jeremy Mathieu, berpeluang besar kembali menemani Mascherano.
Sementara itu di kubu Malaga, laga kontra Barcelona akan menjadi laga terberat pertamanya musim ini. Menghadapi tim sekelas Barca, langkah skuat besutan Javi Gracia untuk meraih tiga poin keduanya musim ini semakin berat.
Tidak seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, dalam laga kandang kali ini, perubahan strategi mutlak dilakukan Gracia. Menjamu tim seperti Barca, bermain defensif tampaknya menjadi satu-satunya peluang bagi Gracia untuk menjaga asa meraih poin di hadapan publiknya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps